Match II Free Fire SEA Games Tuntas! Timnas Indonesia di Puncak Klasmen; Waspada Perang Saudara

PUNCAK KLASEMEN. Dua tim Indonesia berada di puncak klasemen sementara dalam dua match terakhir. Masih ada empat match yang tersisa.

PUNCAK KLASEMEN. Dua tim Indonesia berada di puncak klasemen sementara dalam dua match terakhir. Masih ada empat match yang tersisa.

KLIKSANDI.COM, Thailand — Final SEA Games untuk cabang olah raga e-sports kategori Free fire masih berlangsung. Dalam dua match, dua tim Indonesia memperlihatkan kemampuan mereka yang apik. Masih ada empat match penentuan untuk memastikan Indonesia meraih medali.

Kedua tim Indonesia kini berada di puncak klasemen. Hal ini menandakan jika Indonesia berpeluang untuk membawa pulang dua medali sekaligus di Cabor E-sports kategori Free Fire ini.

Meski demikian, kedua tim Indonesia patut mewaspadai perang saudara dalam game ini. Fenomena perang saudara antara tim INA1 dan INA2 tampak terlihat di puncak match kedua. Tim Indonesia harus menyerahkan Booyah kepada tim Thailand setelah tim INA1 dan INA2 terlibat bentrok di Pulgatory. Kini masih ada empat match yang akan jalani tim Indonesia untuk memastikan diri mereka meraih medali di SEA Games 2025.

Sekedar diketahui, tim INA1 diperkuat oleh atlet kelahiran Kabupaten Gowa dengan nama in-Game, 18 Deer. Atlet dengan nama lengkap Muhammad Haidir Ali ini bergabung dalam tim INA1 dengan Nick Game INA1.Ali.

Pemain muda dari tim RRQ Kazu itu menjadi salah satu wakil Indonesia setelah melewati proses seleksi ketat di tingkat nasional. Pemuda kelahiran 2003 tersebut dikenal sebagai rusher agresif yang tampil konsisten sepanjang musim 2024–2025.

Namanya mulai mencuri perhatian setelah ikut mengantarkan RRQ Kazu menjuarai Pre-Season FFWS SEA 2025 Fall, sebuah capaian yang kemudian membukakan jalannya menuju pemanggilan pelatnas.

Pertandingan Free Fire ini adalah salah satu peluang Indonesia untuk meraih medali emas di cabang olah raga E-Sports. Sebelumnya, untuk kategori Mobile Legends, tim indonesia harus puas meraih medali perunggu untuk tim pria dan wanita. Begitupun dengan cabang olahraga FC Online yang juga meraih medali perunggu.

Jadwal final Free Fire SEA Games 2025 pada Kamis (18/12/2025) mulai pukul 16.00 WIB di Sala Phra Kieo, Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand. Timnas Esports Indonesia nomor Free Fire mengarahkan persiapan pada pemetaan strategi lawan menjelang hari kedua sekaligus babak final SEA Games 2025 Thailand.

Pelatih kepala Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyampaikan bahwa tim pelatih melakukan analisis menyeluruh terhadap pergerakan lawan di setiap peta pertandingan. Analisis mencakup lokasi pendaratan serta pola rotasi tim pesaing.

Pendekatan tersebut dipakai sebagai dasar penyusunan strategi untuk babak penentuan. Richard menjelaskan bahwa rencana permainan disiapkan berdasarkan pengalaman pelatih menghadapi format grand final pada kompetisi Free Fire sebelumnya.

“Para pelatih yakin dengan strategi grand final masing-masing, berbekal pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Richard seperti yang dilansir Antara.

Richard mengatakan, performa atlet Indonesia pada hari pertama pertandingan, Rabu (17/12), berada dalam kondisi cukup baik. Meski demikian, tim pelatih mencatat beberapa kendala teknis selama laga berlangsung. Gangguan tersebut meliputi bug permainan, masalah earphone, keterlambatan sistem, serta jeda antargim yang cukup panjang. Faktor lingkungan seperti arah pendingin ruangan juga ikut diperhatikan.

“Kami berusaha adaptif dan menghadirkan solusi agar para atlet tetap bisa tampil optimal,” ujar Richard.

Ia menambahkan bahwa persiapan menuju final day akan terus diperdalam. Tim pelatih melakukan evaluasi ulang melalui rekaman replay pertandingan untuk menyempurnakan strategi lanjutan.

Indonesia menurunkan dua tim pada nomor Free Fire SEA Games 2025. Timnas Free Fire Indonesia 1 diperkuat Wira Gunawan, Aby Siliwangi Jaya Kusuma, Abdullah Kamal Hasibuan, M. Haidir Ali, dan Muhammad Fikry Haikal.

Sementara Timnas Free Fire Indonesia 2 diisi Muh Raehan, Adrian, Kahfi Alfathan, Adam Ramdani, serta Rafli Aidil Fitrah.

Pada hari pertama, Timnas Free Fire Indonesia 1 menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 106 poin. Mereka mencatat dua kali Booyah pada gim kedua di map Purgatory dan gim keenam di map Alpine.

Timnas Free Fire Indonesia 2 berada di peringkat kelima dengan 78 poin serta satu Booyah pada gim ketiga di map Solara.

Untuk dapat melihat aksi atlet asal Gowa bernama 18 Deer atau Muhammad Haidir Ali atau INA1.Ali bisa menonton live streaming melalui link yang ada di sini. Masih ada empat match selanjutnya dari pertandingan ini.(egg)

Leave a Reply