Saling Klaim Terpilih Aklamasi, PPP di Ambang Dualisme

Muktamar PPP

Muktamar PPP

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Bibit perpecahan dan dualisme kepemimpinan di PPP kembali terlihat. Hal itu muncul setelah dua kubu di PPP mengklaim telah terpilih secara aklamasi. Kedua kubu itu adalah Mardiono dan Agus Suparmanto yang sama-sama mengklaim telah terpilih secara aklamasi.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rusli Effendi meminta seluruh peserta Muktamar X menahan diri dan menjaga perilaku agar sesuai dengan ajaran Islam.

“Perbedaan pendapat pasti ada dalam pemilihan ketua umum. Namun, bedanya ada yang mengedepankan kesantunan dan ada yang tidak. Jadi kami minta untuk semua muktamirin menahan diri untuk tidak mencederai proses pelaksanaan Muktamar X,” ujar Rusli.

Rusli menekankan, PPP yang merupakan partai Islam seharusnya mengedepankan akhlak dan kesantunan, bukan keributan. Ia khawatir tindakan yang hanya menimbulkan kegaduhan justru menjauhkan PPP dari simpati umat.

“Kalau maunya ribut terus dan hanya cari sensasi saja bagaimana mau mendapatkan simpati dari umat,” tegasnya.

Lebih jauh, Rusli mengingatkan agar konflik internal yang pernah terjadi pada era kepemimpinan Romahurmuziy (Rommy) dan Djan Farid tidak terulang. Perpecahan dua kubu kala itu disebutnya sebagai salah satu faktor yang membuat PPP merosot dan semakin jauh dari masyarakat.

“Saya rasa konflik itu hanya membuat kita semakin jauh dengan masyarakat dan merupakan satu hal yang menyebabkan PPP ada di titik ini. Semoga tidak terulang kembali,” pungkas Rusli.

Muktamar X PPP yang digelar pada 27–29 September 2025 di Jakarta Utara memiliki agenda utama pemilihan ketua umum periode 2025–2030. Tiga nama yang digadang-gadang maju adalah Muhammad Mardiono, Agus Suparmanto, dan Husnan Bey Fananie.

Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto diklaim terpilih menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui forum Muktamar X PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025). Keputusan aklamasi Agus langsung dibacakan Pimpinan Sidang Paripurna VIII Qoyum Abdul Jabbar.

“Aklamasi Pak Agus Suparmanto merupakan kehendak Muktamar dan aspirasi Muktamirin yang menentukan keputusan,” ujar Qoyum.

“Ketua umum terpilih bersama formatur akan menyusun kepengurusan dengan mengakomodir kekuatan PPP,” katanya.

Sebelumnya, Muhamad Mardiono diklaim terpilih menjadi Ketua Umum PPP periode 2025-2030 secara aklamasi dalam forum Muktamar X di Ancol, Sabtu (27/9/2025). Klaim kemenangan itu disampaikan pimpinan sidang Muktamar X PPP Amir Uskara dalam konferensi pers di sela muktamar yang berlangsung tertutup.

“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi dalam Muktamar X yang baru saja kami ketuk palunya,” kata Amir.

Keputusan ini diambil setelah pimpinan sidang muktamar menggelar agenda pembahasan tata tertib (tatib) muktamar. Hal itu salah satunya berkaitan dengan pemilihan ketua umum yang harus dihadiri secara fisik oleh peserta muktamar.

“Setelah itu, saya bacakan, saya langsung meminta kesepakatan dari seluruh peserta muktamar, apakah setuju karena sudah hadir, apakah setuju untuk kita aklamasi dengan Pak Mardiono, ternyata mereka setuju dan saya ketuk palu,” ujar Amir.(egg)

Leave a Reply