KLIKSANDI.COM, Makassar — Sebanyak 20 kontingen untuk cabang olahraga E-Sports akan berlaga di Porprov 2026 Bone dan Wajo, tahun depan. Dari 20 kontingen itu, hanya Makassar dan Gowa yang berhasil “menyapu bersih” seluruh kategori pada seleksi Pra Porprov untuk Cabor E-Sports.
Informasi yang dihimpun dari akun resmi E-Sports Indonesia (ESI) Sulsel @esi.sulsel, disebutkan jika hanya ada 18 kontingen dari berbagai daerah di Sulsel yang lolos Pra Proprov. Dua tambahan lainnya adalah Bone dan Wajo yang mendapatkan tiket khusus karena menjadi tuan rumah Porprov Sulsel 2026, mendatang.
Makassar dan Gowa menjadi dua kontingen terkuat di Cabor E-Sports. Kedua daerah ini berhasil meloloskan semua atletnya di empat kategori Cabor E-Sport. Selanjutnya, disusul Maros dan Pangkep dengan tiga kategori Cabor E-sports.
Ada pula beberapa daerah yang hanya meloloskan satu kategori di Porprov Sulsel. Di antaranya adalah Bantaeng yang hanya meloloskan atlet untuk Cabor E-Football, dan Selayar yang hanya meloloskan atlet untuk Cabor Free Fire.
Daerah-daerah yang tidak berhasil lolos seleksi Pra Porprov juga ada empat daerah. Daerah itu di antaranya adalah Sidrap, Barru, Luwu Utara dan Toraja Utara.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel, H. Suherman, dalam sambutannya menekankan pentingnya ajang ini sebagai seleksi menuju Porprov XVIII 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.
“Praporprov ini merupakan ajang penting dalam proses seleksi. Hasilnya akan dijadikan dasar dalam menentukan atlet andalan yang akan mewakili kabupaten dan kota di Porprov nanti. Tentunya penyaringan ini merupakan keputusan mutlak bagi setiap organisasi,” ujar Suherman.
Ia berharap pelaksanaan Praporprov E-Sports berjalan maksimal dan melahirkan bibit-bibit unggul atau atlet yang bisa mengharumkan nama baik Sulsel.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Saya juga berharap dewan hakim dan dewan juri dapat menilai dengan objektif agar penyelenggaraan berlangsung baik,” katanya.
Dengan semangat kolaborasi, kegiatan Pra Porprov E-Sports 2025 menjadi salah satu tonggak penting dalam membangun sinergi antara olahraga fisik dan olahraga digital, sekaligus menegaskan posisi E-Sports sebagai cabang olahraga yang semakin diminati di Sulsel.
Ketua umum ESI Sulsel, Brigjen TNI Andi Anshar menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia, dukungan sponsor, serta antusiasme para atlet. Keberhasilan Pra Porprov kali ini membuktikan bahwa ekosistem Esports di Sulsel semakin berkembang serta melahirkan talenta baru yang siap bersaing di tingkat nasional.
Dengan hasil ini, ESI Sulsel optimistis cabang Esports mampu mengharumkan nama daerah pada Porprov 2026 di Kabupaten Wajo dan menjadi bagian penting dalam perkembangan olahraga modern di Indonesia.(egg)
Kontingen Cabor E-Sports Porprov Sulsel
1. Makassar
- PUBG
- Mobile Legends
- E Football
- Free Fire
2. Gowa
- PUBG
- Mobile Legends
- E Football
- Free fire
3. Maros
- PUBG
- Mobile Legends
- Free fire
4. Pangkep
- PUBG
- Mobile Legends
- Free fire
5. Lutim
- PUBG
- Mobile Legends
6. Palopo
- PUBG
- Mobile Legends
7. Parepare
- PUBG
- E football
8. Pinrang
- E football
- Free Fire
9. Luwu
- PUBG
10. Enrekang
- PUBG
11. Takalar
- PUBG
12. Bantaeng
- e football
13. Jeneponto
- E football
14. Bulukumba
- Free Fire
15. Selayar
- Free Fire
16. Soppeng
- free Fire
17. Tana Toraja
- Free Fire
18. Sinjai
- Free Fire
NB: Bone dan Wajo tim tuan rumah akan mengikuti semua kategori di E-Sport. Barru, Sidrap, Toraja Utara dan Luwu Utara tidak berhasil meloloskan atletnya ke Porprov untuk semua kategori.(egg)

Leave a Reply