Peluang Aklamasi Terbuka Lebar, Kandidat Ketum PPP Mengerucut Tiga Nama

Logo PPP

Logo PPP

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Kandidat calon ketua umum atau Ketum PPP yang akan maju di Muktamar PPP ke-X kini mengerucut tiga nama. Nama dari kalangan eksternal seperti Amran Sulaiman kini tidak ada kejelasan.

Dengan mengerucutnya ketiga nama itu, maka peluang untuk aklamasi kini terbuka lebar. Juru Bicara PPP, Usman M Tokan mengatakan, tiga nama tersebut adalah Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan mantan Dubes RI untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie.

“Sekarang ini untuk kandidat sudah mengerucut ke tiga orang,” kata dia.

Dari ketiga nama itu, Mardiono adalah kandidat yang dianggap paling siap. Dia disebut telah mengantongi 33 wilayah. Peluang untuk aklamasi kini terbuka lebar untuk Mardiono.

“Pertama Bapak Mardiono yang sudah siap karena didukung oleh 33 wilayah. Sehingga beliau berkesempatan bisa menang, bahkan mungkin bisa jadi aklamasi,” kata Usman saat dihubungi, Kamis (25/9/2025).

Menurut Usman, Agus Suparmanto juga dinilai sebagai kandidat potensial karena mendapat dukungan dari mantan Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy atau Gus Rommy.

“Pak Agus Suparmanto juga kandidat yang dianggap berpotensi jadi pesaing. Beliau didukung oleh Gus Rommy. Gus Rommy ini kan kita dengar berita dari mana-mana, beliau sempat ke Amran, lalu terakhir ke Agus Suparmanto. Jadi boleh dibilang beliau hari ini yang memotori dukungan,” ujar Usman.

Sementara itu, Husnan Bey Fananie disebut cukup intens mendeklarasikan diri untuk maju sebagai kandidat ketua umum. Bahkan, dia disebut sudah menyiapkan tim hukum untuk mengawal pelaksanaan muktamar.

“Dia lebih kepada deklarasi saja, deklarasi maju yang muncul ke permukaan. Malah katanya sudah menyiapkan tim hukum untuk mengevaluasi muktamar. Sebagian besar menyatakan ya silakan saja,” ucap Usman.

Usman berharap dinamika menjelang muktamar tidak menimbulkan keributan di internal partai. Dia menegaskan bahwa PPP sebagai partai Islam sebaiknya menjunjung musyawarah mufakat dalam memilih pemimpin baru.

“Belum muktamar sudah ada keributan. Keributan ini terakhir dari internal kita sendiri. Harapannya tidak ada lagi pertentangan, karena dalam Islam, apalagi PPP, partai Islam, itu melakukan musyawarah mufakat seperti zaman Nabi dan sahabat-sahabat Nabi,” tutur Usman.

Lebih lanjut, Usman menyampaikan bahwa Muktamar X PPP akan dihadiri sekitar 1.500 orang, lebih dari 1.200 di antaranya merupakan peserta dengan hak suara, sedangkan sisanya adalah peninjau dan undangan.

“Acara pembukaan akan digelar di Hotel Mercure. Karena suasana kebatinan negara kita lagi seperti ini, kami tidak ingin melakukan kegiatan yang bersifat dipublikasikan besar-besaran, misalnya pasang bendera. Jadi kami buat agar suasana sejuk, damai, dan tidak mengundang orang luar,” kata Usman.

PPP juga berencana mengundang Presiden Prabowo Subianto serta ketua umum partai politik lain untuk menghadiri penutupan muktamar.

“Nanti penutupan kita undang presiden kalau berkenan hadir. Insya Allah kita juga undang ketua umum partai lain untuk memperkenalkan ketua umum baru. Kalau Pak Mardiono sudah dikenal, tapi yang lain kan belum,” kata Usman.(egg)

Leave a Reply