KLIKSANDI.COM, Enrekang — Badan Geologi Kementerian ESDM mengidentifikasi adanya potensi Minyak dan Gas (Migas) di Kabupaten Enrekang. Kini, Badan Geologi sedang memulai survei udara untuk akuisisi data di Enrekang guna mengidentifikasi potensi cekungan sedimen dan membuka peluang eksplorasi sumber daya migas baru.
Kepala Pusat Survei Geologi, Badan Geologi KESDM, Edy Slameto mengungkapkan survei Udara ini akan dilakukan agar akuisisi data Full Tensor Airborne Gravity Gradiometry (FT/AGG) dapat menghasilkan informasi bawah permukaan dengan resolusi lebih baik. Data ini, tentu akan menjadi rujukan investor untuk menanamkan investasinya di Enrekang.
“Cekungan ini masuk kategori prospective basin. Kami berharap data yang dihasilkan memiliki resolusi lebih baik dan meningkatkan daya tarik investasi di cekungan tersebut,” kata Edy dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jawa Barat.
Edy menyebut total lintasan survei udara ini mencapai sekitar 33.000 kilometer dengan menggunakan dua moda pesawat yaitu fixed wing dan helikopter. Ia mengatakan untuk wilayah yang relatif datar digunakan pesawat tipe fixed wing, sedangkan untuk wilayah dengan topografi berbukit digunakan helikopter.
“Dengan dua moda ini, kami optimistis penyelesaian lintasan 33.000 kilometer dapat tuntas dalam 32–35 hari, dengan catatan cuaca mendukung dan tidak terjadi insiden,” katanya.(egg)

Leave a Reply