Bulog Sulit Serap Gabah Petani Jeneponto

Ilustrasi petani padi

KLIKSANDI.COM, Jeneponto – Petani di Jeneponto harus sering-sering urut dada. Bulog Sulsel mengaku sulit menyerap gabah hasil pertanian mereka.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar, Fahrurozi. Dia mengaku kesulitan menyerap gabah petani di Kabupaten Jeneponto. Sebab, di sana, tak ada satupun mitra penggiling dan pengering gabah, sehingga gabah di Jeneponto harus dibawa ke Sidrap untuk dikeringkan menggunakan alat pengering.

“Jeneponto itu paling mengkhawatirkan, kalau di Bone masih mending penggilingan masih ada, ada sekitar 15 penggilingan di Bone yang kita bekerja sama. Jeneponto itu paling parah, karena penggilingannya itu tidak ada. Jadi mau tidak mau kita lempar ke Sidrap, kita minta bantuan di Sidrap. Itu yang menjadi kendala di Jeneponto, kita kemarin sudah kirim,” katanya.

Fahrurozi mendorong pengusaha Jeneponto bisa berinvestasi penggilingan dan pengering beras di daerahnya.

“Kita juga sudah audiensi dengan DPRD Jeneponto, tolonglah buka investasi kan itu dimudahkan. Kan kasian juga petani teriak-teriak minta diserap gabahnya,” keluhnya.(eng)

Leave a Reply