Terlalu Perkasa di Ranjang, Pria ini Bunuh PSK

Ilustrasi: pembunuhan

Ilustrasi: pembunuhan

KLIKSANDI.COM, Surabaya — Samsul Arifin membunuh seorang pekerja seks komersial atau PSK. Dia terlalu perkasa di ranjang, saat mengorder seorang PSK. Terakhir, dia membunuh PSK itu.

Kasus ini terjadi di sebuah wisma bernama Madurasa di lokalisasi Tambakasri, Surabaya. PSK tersebut diketahui bernama Tatik Rahayu.

Awalnya, Samsul mengorder Tatik dengan harga Rp100 ribu untuk satu jam kencan bersamanya. Keduanya pun langsung ke kamar dan melakukan persetubuhan. Nahas, meski telah satu jam berlalu, Samsul ternyata masih perkasa dan terus menggauli Tatik.

Tatik sebenarnya tak merasa keberatan, dilayani lah Samsul hingga tuntas. Namun Tatik ternyata menarik tarif tambahan Rp 50 ribu. Ini karena Samsul telah melewati waktu 1 jam.

Permintaan Tatik itu ternyata ditolak. Sebab Samsul merasa tarif tak sesuai dengan kesepakatan awal. Adu mulut keduanya pun tak terhindarkan.

Puncaknya, Samsul mengeluarkan pisau dan menusuk perut Tatik. Darah mengucur, Tatik pun ambruk dan berteriak minta tolong. Samsul yang panik bergegas berpakaian hendak kabur. Kegaduhan dari dalam kamar mengundang penghuni dan orang di sekitar. Saat hendak kabur, Samsul lantas disergap dan ditangkap orang-orang di sekitar wisma.

Tatik yang sekarat dilarikan ke Rumah Sakit di Pelabuhan di Tanjung Perak. Namun nahas, Tatik dinyatakan meninggal dunia karena banyak kehilangan darah.

Sedangkan Samsul yang diamankan sempat mendapat beberapa bogem mentah dari orang-orang di lokalisasi. Ia kemudian diserahkan ke polisi untuk mempertanggungjawabkan ulahnya.

Perkara ini kemudian telah melalui proses penyidikan dan mulai direkonstruksi, Sabtu, 5 Juli 2025. Mengetahui Samsul akan melakukan rekonstruksi, seluruh penghuni wisma dan teman-teman sesama PSK Tatik berbondong-bondong keluar untuk menyaksikan. Suara sumpah serapah langsung terlontarkan untuk Samsul.

Mereka geram, karena Pria 52 tahun itu dinilai keterlaluan telah menghabisi Tatik. Samsul sendiri hanya terdiam dan tertunduk saat mendengar makian dari teman-teman Tatik.

Dengan pengawalan ketat dari petugas Polsek Krembangan, Samsul memperagakan satu demi satu adegan yang berujung kematian Tatik hingga tuntas. Total ada 11 adegan pembunuhan yang diperagakan pria asal Sumbito, Jombang itu.(egg)

Leave a Reply