KLIKSANDI.COM, Bantaeng — DPRD Bantaeng melalui partai Demokrat meminta agar ekonomi kerakyatan yang ada di Bantaeng kembali diperkuat. Bantuan modal usaha gratis yang selama ini sudah berjalan dengan baik di Bantaeng, tidak boleh dihilangkan.
Ketua Demokrat Bantaeng, Herlina Aris mengingatkan betapa pentingnya program ekonomi kerakyatan yang harusnya sangat bermanfaat saat terjadi ketidak pastian seperti saat ini.
Dia mengenang saat itu dia bersama dengan pemerintah daerah memberikan Bantuan Modal Usaha kepada Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM milik masyarakat. Mulai dari usaha perbengkelan, kasur, makan minum dan sektor lainnya.
“Jangan pandang enteng program ekonomi kerakyatan. Masyarakat mampu beraktivitas, tumbuh dan berkembang dengan program ini,” tambahnya.
Herlina mengakui bahwa ekonomi lokal saat ini sangat dibutuhkan. Dengan bantuan stimulan seperti bantuan modal usaha mendorong kemandirian warga akan lebih produktif.
“UMKM tidak bisa kita kesampingkan, sudah terbukti dan mencetak sejarah 15,45 persen pada 2022 tertinggi di Sulsel pasca Covid-19. Pada saat itu kita melihat UMKM tumbuh produktif dan menyerap tenaga kerja di dusun dan RW” kata dia.
Herlina juga menyinggung soal program seragam sekolah gratis yang kini telah direplikasi sejumlah kabupaten kota di Sulsel. Mulai dari Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto dan Bulukumba.
“Daerah lain baru memulai tahun ini, kita di Bantaeng telah melaksanakannya sejak 2019 sampai 2023 zaman pak Ilham Azikin. Tidak mungkin daerah lain melaksanakan program itu seandainya tidak bagus,” kata dia.
Lebih baiknya lagi, menurut Herlina di Bantaeng seluruh seragam sekolah tersebut dijahit oleh konveksi lokal yang ada di Bantaeng. Pemerintah hanya menyiapkan kain, dan ibu-ibu di Bantaeng yang menjahitnya. Program ini telah menyentuh 41.719 murid PAUD, SD dan SMP.
“Ini menjadi bukti ekonomi kerakyatan. Ibu-ibu diberdayakan untuk menjahit seragam, dan orang tua tidak perlu lagi dibebani biaya perlengkapan sekolah karena telah diberikan secara gratis oleh pemerintah pada saat itu. Pada akhirnya uang berputar di Bantaeng,” kata dia.(egg)

Leave a Reply