Jelang Musda Golkar Sulsel, Dugaan Korupsi Dinkes Parepare Diungkit Kembali

Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe

Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe

KLIKSANDI.COM, Parepare – Kasus korupsi di Dinas Kesehatan Kota Parepare kembali diungkit masyarakat Parepare. Ketua Umum Pemuda Solidaritas Merah Putih, Anshar Ilo mengingatkan Polda Sulsel jika kasus itu belum tuntas.

Kasus ini diketahui sempat melibatkan mantan wali kota Parepare, Taufan Pawe. Anshar menyebutkan kasus tindak pidana korupsi yang mandek di Sulawesi Selatan khususnya kasus korupsi di Dinas Kesehatan Parepare Tahun 2018 yang diduga melibatkan eks Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Sekedar diketahui, Taufan Pawe saat ini adalah anggota DPR RI dari Partai Golkar. Dia saat ini akan menjadi petahana di Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel. Dia adalah salah satu figur yang kuat di Musda Golkar Sulsel ini. Musda Golkar sendiri rencananya akan digelar Agustus, bulan depan.

“Sebagai putra daerah Parepare, kami minta Polda Sulsesl segera memuntaskan penanganan kasus korupsi yang sampai saat ini masih mengalami kebuntuan,” ujar Anshar Ilo pada Jumat (4/7/2025).

Anshar menyebut kasus korupsi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare, Sulsel hingga saat ini belum mengungkap aktor utama di balik kasus tersebut. Menurut Anshar, kasus tersebut telah menyeret empat nama, yakni mantan Kepala Dinas Kesehatan Parepare dr Muh Yamin, bendaharanya saat itu bernama Sandra, Zahrial Djafar, dan Jamaluddin telah ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi Dinkes Parepare tahun 2018.

Namun, kata dia, nama eks Wali Kota Parepare Taufan Pawe juga santer dibicarakan karena diduga menjadi dalang dan aktor utama dalam kasus itu belum diproses secara hukum.

“Hingga kini belum ada titik terang terkait penyidikannya,” ujar Anshar Ilo yang juga Ketua Umum Relawan Logis 08 itu.

Oleh karena itu, Anshar Ilo mengingatkan Polda Sulsel tidak main-main dengan kasus itu.

Sekedar diketahui, Taufan Pawe saat ini adalah anggota DPR RI dari Partai Golkar. Dia saat ini akan menjadi petahana di Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar. Dia adalah salah satu figur yang kuat di Musda Golkar ini.

Baru-baru ini, Taufan Pawe menemui ketua DPP Golkar, Bahlil Lahaladia. Pertemuan antara Taufan Pawe (TP) dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memicu spekulasi politik menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan.

TP diketahui bertandang ke kediaman pribadi Bahlil di Jalan Denpasar Raya, Jakarta, pada Rabu malam (2/7/2025). Di hari yang sama, tokoh senior Golkar Nurdin Halid (NH) juga menemui Bahlil, namun di lokasi berbeda, yakni di ruang kerja Menteri ESDM di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Kehadiran dua figur penting Golkar Sulsel di hari yang sama, meskipun di tempat terpisah, memunculkan interpretasi politik di kalangan internal partai.

Pengamat politik dari Profetik Institute, Asratillah, menilai pertemuan antara TP dan Bahlil dapat dimaknai dari tiga perspektif.

“Pertama, ini bisa saja bentuk koordinasi anggota DPR RI dengan pimpinan partai, misalnya membahas isu strategis di parlemen dan bagaimana TP menjalankan fungsi legislasi untuk kepentingan konstituen Golkar Sulsel,” jelasnya, Kamis (3/7/2025).

Asratillah melanjutkan, pertemuan tersebut juga mungkin menjadi bagian komunikasi vertikal dalam internal partai menjelang Musda.

“Hal seperti ini wajar, apalagi Musda sudah semakin dekat dan dinamika pencalonan ketua mulai menghangat,” ujarnya.

Lebih jauh, Asratillah menilai tidak menutup kemungkinan TP tengah mencari restu dari Ketua Umum Golkar untuk memperkuat posisinya. Namun, ia menekankan proses Musda masih berjalan dan DPP Partai Golkar diyakini belum akan mengeluarkan sikap resmi dalam waktu dekat.

“Yang terpenting adalah bagaimana TP menunjukkan kapasitasnya menjaga dominasi Golkar sebagai partai pemenang di Sulsel. Semua kandidat tentu harus membuktikan kelayakan di mata DPP,” pungkasnya.(egg)

Leave a Reply