KLIKSANDI.COM, Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menguat terbatas pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/5/2025). Pada penutupan bursa kemarin, IHSG ditutup menguat ke level 6.979, atau naik 147,07 poin setara 2,15 persen.
Melansir data RTI, pukul 09.03 WIB, pagi ini, IHSG bergerak di posisi 7.022,77 atau naik 42,89 poin (0,61 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.979,88. Sebanyak 248 saham melaju di zona hijau dan 113 saham di zona merah. Sedangkan 221 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,05 triliun dengan volume 1,74 miliar saham.
Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, mengatakan, IHSG menunjukkan tren naik yang kuat, dengan target menuju 7.041 setelah menembus level resisten 6.950 pada hari Rabu. Agar tren naik dapat berlanjut, IHSG perlu bertahan di atas level support 6.811. Jika IHSG turun di bawah level tersebut, maka dapat menandakan adanya perubahan tren.
“Level support IHSG berada di 6.811, 6.765, dan 6.708, sementara level resistennya di 7.041, 7.100, dan 7.174. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” terang dia.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengatakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai menjalin kesepakatan dengan berbagai negara. AS menandatangani kesepakatan dengan Qatar yang bernilai lebih dari 243,5 miliar dollar AS dan janji untuk berinvestasi dengan nilai yang lebih besar, yaitu 1,2 triliun dollar AS.
Kesepakatan ini melengkapi kesepakatan sebelumnya ketika Qatar melakukan investasi senilai 600 miliar dollar AS dalam bentuk manufaktur, produk, serta pelayanan dari AS.
“Berdasarkan analisis teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 6.800–7.000,” kata dia dalam analisisnya, Kamis (15/5/2025).
Sementara itu bursa kawasan Asia hari ini mayoritas bergerak di zona merah, dengan Nikkei 225 turun 1,19 persen (455,60 poin) di level 37.672,50. Kemudian Hang Seng turun 0,54 persen (127,83 poin) di level 23.512,82 dan Shanghai Composite turun 0,46 persen (15,62 poin) di level 3.388,32. Sedangkan Strait Times naik 0,30 persen (11,56 poin) di level 3.882,61.
Jika melihat analisis teknikal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sinyal pasar sangat menguntungkan, dengan mayoritas indikator utama memberikan konfirmasi kuat bahwa tren naik masih mendominasi.
Hingga penutupan perdagangan Rabu, 14 Mei 2025, tidak satu pun indikator utama mencatat sinyal jual.
Secara keseluruhan, indikator teknikal menunjukkan kondisi “sangat beli”. Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 66, angka yang masih cukup aman meskipun mendekati area jenuh beli.
Indikator lainnya seperti Stochastic dan Stochastic RSI juga memperlihatkan tren yang serupa, masih di zona penguatan, meski sudah menyentuh level tinggi.
Stochastic RSI bahkan berada di atas 94, yang menandakan bahwa pasar mulai memasuki area beli berlebih. Williams %R juga menunjukkan kondisi yang sama, dengan posisi hampir menyentuh batas atas grafik.
Sinyal penguatan juga datang dari MACD, ADX, hingga Ultimate Oscillator yang semuanya mengarah ke posisi beli. Yang cukup mencolok, nilai ADX tercatat sangat tinggi di atas 64, angka ini menandakan bahwa tren yang sedang berlangsung memiliki kekuatan yang sangat kuat.
Bull/Bear Power pun menunjukkan dominasi pembeli, dengan nilai tinggi yang memperkuat narasi bahwa pasar masih berada dalam kendali bullish.
Di sisi lain, analisis pergerakan harga berbasis moving average juga memberikan gambaran yang serupa. Dari 12 kombinasi rata-rata pergerakan (moving average) yang digunakan, 11 di antaranya memberikan sinyal beli.
Satu-satunya sinyal jual berasal dari MA200 sederhana, yang menunjukkan bahwa harga saat ini masih sedikit di bawah rata-rata jangka panjang tersebut.
Secara teknikal, IHSG saat ini berada di atas hampir seluruh rata-rata pergerakan penting, mulai dari MA5 hingga MA100. Posisi ini memperlihatkan bahwa kenaikan yang terjadi bukan sekadar pantulan sesaat, tapi bisa jadi bagian dari tren naik yang lebih besar.(eng)

Leave a Reply