Nama Amran Sulaiman Masuk Bursa Ketum PPP, Begini Respons Kader PPP di Sulsel

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman masuk dalam bursa calon ketua umum PPP

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Nama Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman tiba-tiba muncul jelang Muktamar PPP yang rencananya digelar Agustus atau September mendatang. Amran disebut sebagai calon ketua umum dari kalangan eksternal dan memiliki kans kuat untuk memimpin PPP.

Sejauh ini, sejumlah nama mulai bermunculan sebagai calon ketua umum PPP. Dari kalangan internal, ada nama Sandiaga Uno, Muhammad Romahurmuziy atau Rommy, Amir Uskara dan Taj Yasin Maimoen.

“Pelaksanaan Muktamar PPP setelah menghadapi Hari Raya Idul Adha dan pilkada ulang di beberapa daerah, sehingga diputuskan antara Agustus-September, ini masih tentatif,” kata juru bicara (jubir) PPP Usman Muhammad Tokan dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).

Dia juga membenarkan ada sejumlah nama dari kalangan eksternal yang mencuat. Di antaranya adalah Syaifullah Yusuf (Menteri Sosial), Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) dan Ahus Suparmanto (mantan menteri perdagangan). Pihak eksternal itu, kata dia, ada yang telah melakukan konsolidasi hingga bertemu dengan sejumlah pimpinan DPW PPP.

“Kalau benar yang terdengar dari eksternal ini akan maju menjadi orang nomor satu di PPP, kita sambut baik dan berharap apabila tidak terpilih tetap bergabung dan berjuang membesarkan PPP untuk merebut kembali kejayaan PPP di Pemilu 2029 yang akan datang,” sebutnya.

Usman mengatakan internal partai menghendaki adanya ketua umum baru di Muktamar PPP. Pemilihan ketua umum bagi PPP perlu cepat dilakukan agar memiliki waktu sebelum 2029.

Respon Kader PPP di Sulsel

Nama Amran Sulaiman mendapat respon yang cukup positif untuk kader PPP di Sulsel. Di antaranya disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulsel dari PPP, Sufriadi Arif.

“Jika Pak Amran Sulaeman jadi ketum PPP maka saya yakin PPP kembali berkibar di republik indonesia,” kata Sufriadi Arif.

Sosok AAS menurutnya tidak diragukan dalam hal integritas dan pengorbanan bagi bangsa. Selain sebagai Ketua Umum IKA Unhas, ia juga baru saja dipercaya sebagai Ketua Umum KKSS.

Hal sama disampaikan legislator Sulsel lainnya, Saharuddin alias Aji Saka. Menurutnya, kans Mentan sangat terbuka bila memimpin PPP.

“Insyaallah,” katanya singkat.

Hal yang sama juga diungkapkan ketua PPP Bulukumba, Zulfikar Askar. Dia secara terang-terangan menjagokan Andi Amran Sulaiman sebagai calon pengganti Mardiono.

Ia blak-blakan menilai Andi Amran Sulaiman sebagai sosok tepat memimpin partai berlambang Ka’bah itu.

“Tapi kalau pendapat pribadi saya, ini bukan pendapat partai, lebih cocok Pak Andi Amran Sulaiman,” kata Zulfikar.

Zulfikar berharap kepemimpinan baru dapat membawa angin segar dan memulihkan kejayaan PPP, khususnya di Sulawesi Selatan. “Termasuk jika Pak Amran menjabat sebagai ketua DPP PPP,” tambahnya.

Zulfikar juga membenarkan adanya dorongan kuat dari internal partai. Disebutkan, 20 DPW PPP se-Indonesia sepakat mengganti Plt Ketum DPP PPP, Mardiono, dalam Muktamar 2025.Gerakan ini disebut sebagai upaya menyelamatkan partai dan mengarah pada konsolidasi menyeluruh.

Sikap Ketua DPW PPP Sulsel

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Imam Fauzan menanggapi statement dari Sekjen DPP PPP, Arwani Thomafi.

Dimana, Arnawi sebelumnya mengaku jika sebanyak 20 DPW PPP se Indonesia ingin ganti Ketua Umum (Ketum). Pasalnya, PPP menjadi partai tertua di Indonesia yang gagal masuk di parlemen pada pileg 2024 kemarin.

Imam Fauzan, mengatakan jika pihaknya, isu utama bukan soal pergantian Ketua Umum, melainkan bagaimana mengembalikan kejayaan PPP di Parlemen.

Sebenarnya, kalau dari kami, yang menjadi pokok utama bukan tentang pergantian ketua umum atau tidak, bukan itu. Tapi tentang bagaimana mengembalikan PPP ke Parlemen. Itu yang utama,” katanya saat dihubungi, Selasa (13/5/1025).

Ia mengaku, siapapun yang memimpin partai ke depan, harus memiliki komitmen kuat untuk membawa PPP kembali berjaya dan memiliki kursi di parlemen.

Hal itu menurutnya adalah amanah yang harus dipegang teguh oleh setiap pemimpin partai.

“Menurut kami, siapapun yang berada di posisi itu memang harus bisa mengembalikan PPP ke Parlemen. Itu yang menjadi poin penting bagi kami di DPP PPP Sosial,” ungkapnya.

Lanjut Imam, ia menegaskan bahwa sikap mereka bukan menolak atau mendukung pergantian semata, melainkan fokus pada arah dan tujuan besar partai.

“Intinya bukan tentang boleh atau tidaknya pergantian. Intinya adalah mengembalikan PPP ke Parlemen,” jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa saat ini PPP sedang menghadapi tantangan besar, terutama setelah kehilangan banyak suara dalam Pemilu terakhir.

“Kita juga sama-sama tahu bahwa banyak suara PPP yang hilang dan memang, PPP saat ini berada dalam kondisi yang belum ideal,” ungkapnya.

Imam menekankan bahwa pihaknya tidak secara langsung menyoroti kemampuan pengurus saat ini, melainkan menyoroti kebutuhan akan sosok pemimpin yang mampu mengembalikan kejayaan PPP.

Melawan Amir Uskara

Jika Andi Amran Sulaiman benar-benar maju di Muktamar PPP, maka sudah bisa dipastikan dia akan berhadapan dengan Amir Uskara. Politisi asal Sulsel ini juga sudah menjadi politisi senior di PPP.

HM Amir Uskara saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PPP. Hanya saja, Amir Uskara terkesan masih berhati-hati memberikan keterangan kepada wartawan. Dia menyampaikan belum mendapat info resmi terkait masuknya nama Amran Sulaiman sebagai calon Ketua umum.

Meski diakui hubungannya dekat lantaran sesama orang Sulsel dan kerap bertemu dalam berbagai kegiatan seperti pesta pernikahan dan lainnya.

“Saya belum tahu dinda. Kaget juga (tadi) baca beritanya. Sekarang lagi di Makassar, lagi di RS mendampingi keluarga,” kata mantan Anggota DPR RI ini.(eng)

Leave a Reply