Panglima Sapiria Tewas! Perang Kelompok Pecah di Makassar, Sederetan Rumah Terbakar

HANGUS. Sederetan rumah terbakar akibat perang kelompok di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa, 18 November 2025, siang ini.

HANGUS. Sederetan rumah terbakar akibat perang kelompok di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa, 18 November 2025, siang ini.

KLIKSANDI.COM, MakassarPerang kelompok kembali pecah di pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Makassar, Selasa, 18 November 2025, siang ini. Sederetan rumah dilaporkan dibakar akibat dari perang kelompok itu.

Informasi yang beredar di lokasi, perang kelompok ini semakin menjadi-jadi setelah seorang warga yang diketahui Nursyam alias Kipas (40) tewas akibat perang yang terjadi malam hari sebelumnya. Nursyam dikenal sebagai salah satu panglima perang di kawasan Sapiria.

Dari informasi yang beredar di media sosial, Nursyam diketahui tewas setelah terkena tembakan senapan angin di kepalanya. Aksi perang siang ini diketahui adalah aksi balas dendam atas kematian Nursyam.

Kapolsek Tallo, Kompol Syamsuardi, membenarkan adanya korban meninggal dunia. “Iya, ada katanya korban meninggal dunia akibat tawuran,” ujarnya.

Pasca kejadian, beredar pesan berantai di grup WhatsApp yang mengimbau warga agar tidak melintas di sekitar Pekuburan Beroangin karena dikhawatirkan terjadi tawuran susulan. Syamsuardi juga meminta warga menghindari lokasi.

“Saya imbau jangan mendekat di situ kalau ancamannya begitu. Cari jalan lain,” tegasnya.

Meski demikian, Syamsuardi mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian Nursyam. Dia menyebut, Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kami masih pendalaman, apakah korban terkena peluru senapan burung atau faktor lain,” jelas Syamsuardi.

Hingga saat ini, perang kelompok semakin melebar di lokasi kejadian. Sejumlah rumah sudah terbakar. Sampai saat ini, polisi belum bisa menghitung berapa rumah yang terbakar karena perang kelompok yang terus menjadi-jadi.

“Masih saling serang. Iya ada (rumah terbakar), belum bisa diidentifikasi (jumlahnya) masih terbakar sekarang,” katanya.

Pihak kepolisian sudah dikerahkan untuk menghentikan tawuran. Tim pemadam kebakaran juga sudah siaga untuk memadamkan api. Hanya saja, pemadam kebakaran belum bisa mendekati lokasi karena perang kelompok masih saja terjadi.(egg)

Leave a Reply