KLIKSANDI.COM, Bone — Seorang warga negara asing (WNA) alias Bule Jerman terekam kamera sedang mengamuk di SPBU Bone. Dia terlihat sempat menggenggam tangan hendak memukul dan berteriak di SPBU itu. Video bule Jerman itu kemudian viral di media sosial. Kejadian itu di SPBU Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sabtu (1/11).
Peristiwa itu diduga terjadi setelah WN Jerman itu ditolak untuk mengisi BBM jenis solar untuk kendaraan bermotornya. Dalam video tersebut, warga Jerman tersebut datang dengan mengendarai mobilnya ke SPBU untuk mengisi solar. Namun, petugas pengisi BBM menolak untuk mengisi penuh tangki bahan bakar dari mobil WNA tersebut.
Kapolsek Kahu, Iptu Andi Muhammad Amir mengatakan kejadian itu dipicu petugas SPBU menolak permintaan WNA Jerman tersebut karena tidak memiliki kode batang (barcode) sebagai syarat pembelian BBM bersubsidi. Hal itu diduga memicu kemarahan warga asing tersebut.
“Bule itu marah karena ditolak mengisi solar. WNA itu tidak bisa menunjukkan barcode, sementara petugas hanya bisa melayani pembelian senilai Rp400 ribu,” kata Amir.
Dalam video viral terlihat juga WN Jerman tersebut sudah mengepalkan tangan dan berteriak dalam Bahasa Inggris. Kemudian warga yang berada di lokasi kejadian berusaha menenangkan pria asing itu.
Selain tidak memiliki barcode sehingga menimbulkan cekcok, kata Amir, petugas SPBU terkendala memahami bahasa Inggris. Begitu juga dengan bule asal Jerman yang tidak memahami bahasa Indonesia.
“Jadi ini hanya kesalahpahaman saja. Tapi, tidak ada tindakan kekerasan, hanya bersitegang adu mulut, karena miskomunikasi,” ungkapnya.
Setelah terlibat cekcok, bule asal Jerman tersebut meninggalkan lokasi kejadian dengan tidak mendapatkan tambahan BBM jenis solar.
“Kami memastikan situasi sudah kondusif dan tidak ada insiden lanjutan setelah kejadian tersebut,” katanya.(egg)

Leave a Reply