KLIKSANDI.COM, Makassar — Kementerian Ketenagakerjaan memulai program Magang bergaji. Pendaftaran dibuka khusus bagi fresh graduate.
Sulawesi Selatan sendiri mendapat jatah sekitar 1.000 peserta. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel Jayadi Nas angka tersebut juga bergantung pada demand atau permintaan kebutuhan perusahaan.
“Perusahaan yang mendaftarkan itu kan yang menentukan, mereka butuh sekian dan seterusnya. Bisa saja ada wilayah yang besar sekali. Tapi kami pernah dengar dari pihak terkait bahwa kita bisa sampai sekitar jumlah itu,” ujar Jayadi Nas, Selasa (7/10/2025).
Kuota yang disiapkan saat ini sebanyak 1.000 peserta. Namun angka tersebut bisa saja berubah. Tergantung pada kebutuhan perusahaan di Sulsel. Begitu pula jika kuota di daerah lainnya, pendaftar yang tidak terserap bisa saja dibawa ke Sulsel.
“Tapi kalau lebih dari itu, bisa saja lebih banyak. Kita juga akan ada penyebaran dari sabang sampai Merauke. Jadi memang ada wilayah yang banyak, ada juga yang kurang. Rata-ratanya bisa sekitar seribu,” ujar Jayadi Nas.
Pendaftaran sudah dibuka mulai Selasa, 7 Oktober hingga 12 Oktober mendatang. Selain gaji, para peserta magang juga akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan, Jaminan Kematian, dan Sertifikat Magang.
Sertifikat magang ini penting di masa mendatang. Peserta magang bisa menggunakan sertifikat tersebut ke perusahaan di luar kegiatan magang.
Sertifikat ini umumnya dipersyaratkan perusahaan dalam proses rekrutmen, karena dianggap sebagai bukti pengalaman kerja.
“Kita juga siapkan ruang bagi adik-adik yang baru selesai magang, satu tahun terakhir, karena biasanya perusahaan meminta sertifikat magang. Kalau mereka menunjukkan kinerja yang baik, bisa saja langsung ditawari pekerjaan,” kata Jayadi.
Kemenaker menyiapkan anggaran Rp199,71 miliar disiapkan untuk program ini. Para fresh graduate akan diberi kesempatan magang selama enam bulan. Pemerintah juga telah menyiapkan program serupa pada 2026.(egg)

Leave a Reply