KLIKSANDI.COM, Luwu — Ketua DPD Nasdem Kabupaten Luwu, Arham Basmin Mattayang resmi mundur dari jabatannya sebagai ketua Nasdem Kabupaten Luwu. Padahal, Mantan ketua KNPI Sulsel ini telah membawa Nasdem Kabupaten Luwu menjadi partai pemenang di Pileg 2024.
Arham Basmin diketahui memiliki potensi untuk membawa gerbongnya meninggalkan Nasdem. Dia diketahui, memiliki banyak loyalis yang taat kepadanya.
“Kami tentu merasa sedih jika ditinggal, karena beliau sosok yang punya visi, wawasan, dan ide besar,” ungkap anggota DPRD Luwu dari Fraksi NasDem, Desi Patantan.
Meski Arham Basmin sudah menyatakan mengundurkan diri dari Nasdem di grup internalnya, Desi menganggap pengunduran diri itu belum final. Dia menyebut, Rakernas NasDem di Makassar pada 8–10 Agustus 2025 akan menjadi ajang klarifikasi.
“Tiga hari lalu, Pak Ketua sempat menyampaikan di grup internal DPD NasDem Luwu bahwa beliau ingin istirahat dari dunia politik. Tapi kita tunggu di Rakernas, apakah ada penegasan dari DPW atau DPP,” ujarnya.
Desi mengaku sejumlah kader merasa kehilangan jika ABM benar-benar mundur. Kata Desi, ABM dinilai sukses membawa NasDem menjadi partai pemenang di Luwu, dengan enam kursi di DPRD.
“Kepemimpinan beliau membawa NasDem jadi pemenang Pemilu di Luwu,” kata dia.
Arham akrab disapa ABM, menjabat sebagai Ketua DPD NasDem Luwu berdasarkan SK DPP NasDem Nomor 282/KPTS/DPP-NasDem/XII/2021. SK itu diserahkan langsung Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) di Belopa, Luwu.
Kabar ABM melepaskan jabatan ketua dibenarkan Sekretaris DPD NasDem Luwu, Adiatma. “Rehat sejenak dari partai politik,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Pernyataan pengunduran diri ABM juga beredar di media sosial sejak Senin (4/8/2025).
Dalam pernyataannya, Arham menyatakan siap melepaskan jabatannya. “Bismillah, dalam waktu dekat Insya Allah saya akan melepas amanah memimpin partai politik ini,” tulisnya.
Ia mengaku selalu berusaha memenuhi target setiap kali diberi kepercayaan. “Setiap diberi amanah, saya selalu berusaha menuntaskannya sesuai target dan janji,” kata Arham.
Lebih lanjut, ABM mengungkapkan dirinya memang memiliki prinsip hanya menjabat satu periode dalam memimpin organisasi.
“Sudah menjadi tradisi saya, cukup satu periode saja. Untuk beberapa tahun ke depan, saya memilih tidak bergabung dengan partai politik manapun,” jelasnya.
“Sampai bertemu di momen politik berikut. Terima kasih. Hormat saya, ABM,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply