KLIKSANDI.COM, Makassar — Pengurus Ikatan Alumni Kerukunan Keluarga Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Makassar (IKA PTSP UNM) menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana Senin, 30 Juni 2025. Dalam rapat itu, pengurus menggagas bisnis untuk alumni.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun program kerja strategis yang berorientasi pada sinergi, inovasi, serta kontribusi nyata alumni. Raker berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Dihadiri Dewan Pembina, pengurus harian, serta tokoh alumni lintas generasi dari era 80-an hingga 2000-an.
Dalam arahannya, Mulyadi, selaku Dewan Pembina, menekankan pentingnya mempererat hubungan antaralumni dan memperluas jejaring profesional, khususnya dengan asosiasi seperti INKINDO.
“IKA PTSP harus menjadi wadah yang menyatukan emosional alumni lintas generasi. Perlu ada penguatan database alumni, dan optimalisasi peran alumni di BUMN maupun di berbagai posisi strategis pemerintahan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Drs. Kahar Kantao menyoroti urgensi penguatan fondasi organisasi, baik secara struktural maupun kultural. Ia mendorong perumusan visi-misi yang kokoh serta identitas organisasi yang lebih kuat.
“Alumni harus tampil nyata, melalui kegiatan kunjungan daerah, pengadaan kendaraan operasional, hingga pemersatu simbolik seperti jaket seragam. Kita juga harus menjadi motor inovasi, terutama di bidang riset Precast, Batching Plant, dan metode konstruksi modern,” jelasnya.
Sementara itu, Dr. Drs. Ir. Latunreng mengusulkan gagasan strategis pembentukan entitas bisnis alumni berbasis korporasi profesional.
“IKA PTSP perlu membentuk holding company atau PT dengan struktur bisnis yang rapi. Dewan Pembina bisa berperan sebagai komisaris, dan pengurus sebagai direksi. Relasi dengan pihak ketiga seperti bank dan vendor harus dijalin dengan prinsip clean and clear,” ujarnya.
Menambahkan perspektif akademis, Prof. Dr. Ir. Bakhrani Rauf mengusulkan rebranding nama KKPTSP agar lebih inklusif, dengan harapan dapat menaungi alumni dari seluruh jurusan yang relevan, termasuk Teknik Bangunan, Sipil, hingga Arsitektur.
“Nama organisasi perlu dirumuskan ulang agar semakin representatif dan terbuka bagi seluruh alumni jurusan terkait,” ungkapnya.
Sebagai Ketua KKPTSP UNM yang baru dilantik, Dr. Anas Arfandi menyambut baik seluruh masukan dan arahan yang disampaikan. Ia menyampaikan bahwa organisasi berkomitmen menjalankan hasil raker secara nyata dan progresif.
“Kami menyepakati pembentukan perusahaan sebagai instrumen pengembangan bisnis alumni. Ini menjadi langkah awal menjadikan IKA PTSP UNM lebih eksis, berdaya, dan berdampak luas,” tuturnya.
Raker ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus tonggak awal transformasi organisasi, dengan fokus pada penguatan jaringan alumni, kolaborasi riset teknologi, pemberdayaan UMKM konstruksi, hingga keterlibatan dalam proyek-proyek strategis nasional.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, IKA PTSP UNM siap menjelma sebagai kekuatan baru yang menjembatani kampus, alumni, dan dunia profesional secara sinergis, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman.(egg)

Leave a Reply