KLIKSANDI.COM, Gowa – Mantan Bupati Gowa 2 periode, Adnan Purichta Ichsan YL diam-diam menghanyutkan. Manuver politiknya yang senyap kini mulai terlihat. Dia sudah mengantongi beberapa dukungan sebagai syarat untuk maju di Musda Golkar Sulsel.
Adnan Purichta Ichsan bahkan juga sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan ketua DPP Golkar, Bahlil Lahadalia. Bahkan, Adnan diundang khusus untuk bertemu ketua DPP Golkar itu.
Orang dekat Adnan, Andi Ian Kurniawan Latanro menyampaikan hal itu. Dia menyebut, pertemuan terakhir antara Adnan dan Bahlil berlangsung pada 31 Maret 2025 lalu di Jakarta. Bukan Adnan yang meminta bertemu. Tetapi, Bahlil yang mengundang Adnan untuk bertemu.
Pertemuan tersebut berlangsung di rumah jabatan Bahlil di Jakarta. Pertemuan itu berlangsung cukup lama. Adnan datang sejak pagi hari, dan pertemuan hingga siang hari. Pembahasan utama pertemuan itu adalah Musda Golkar Sulsel.
“Iya, tentu bahas politik. Dan iya, salah satunya bahas musda partainya (Musda Golkar Sulsel),” ungkap Ian.
“Pokoknya beliau (Bahlil) menyampaikan agar Pak Adnan mempersiapkan diri. Karena Pak Adnan juga sudah menyatakan siap maju di Musda Golkar Sulsel,” tutur Ian.
Ian Latanro juga menyebut jika Adnan sudah mendapat dukungan dari beberapa DPD II yang ada di Sulsel. Dukungan ini sudah cukup sebagai syarat Adnan untuk maju di Musda Golkar Sulsel. Namun, kata Ian, semua komunikasi dilakukan tanpa publikasi berlebihan.
“Dan itu memang tidak diumbar ke publik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe, buka suara terkait kepastian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel.
Taufan mengungkapkan bahwa hingga saat ini, jadwal pelaksanaan Musda masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Meski begitu, DPD I Golkar Sulsel telah memulai langkah awal dalam rangka persiapan Musda 2025.
Salah satunya dengan menggelar konsolidasi bersama ketua DPD II Golkar kabupaten/kota se-Sulsel di Hotel Gammara, Makassar, Sabtu (21/6/2025). Konsolidasi tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, Nurdin Halid, serta mantan Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
“Jadwal Musda itu ditentukan oleh DPP. Kita belum tahu kepastiannya. Sekarang ini tahap pertama sudah berlangsung. Saya juga belum tahu apakah Sulsel masuk tahap kedua atau ketiga,” ujar Taufan.
Namun, mantan Wali Kota Parepare dua periode itu memastikan bahwa Musda Golkar Sulsel paling lambat digelar pada 31 Desember 2025. Ia menyebut batas waktu tersebut mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang telah dikeluarkan DPP Partai Golkar terkait rangkaian Musda tahun 2025.
“Yang jelas, Musda itu harus berakhir sebelum atau pada 31 Desember 2025,” tegasnya.(egg)

Leave a Reply