KLIKSANDI.COM – Kekhawatiran global terhadap dampak konflik Iran-Israel yang kian melebar berdampak pada investasi asing ke Indonesia.
Terutama setelah keterlibatan Amerika Serikat (AS) dengan serangan ke fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni 2025, belum berdampak signifikan pada arus investasi di Indonesia.
Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa hingga pertengahan tahun ini, arus masuk investasi asing ke Indonesia masih stabil dan menunjukkan tren positif.
Rosan menjelaskan bahwa mayoritas investor asing di Indonesia berasal dari kawasan Asia, sehingga tensi geopolitik di Timur Tengah tidak banyak memengaruhi komitmen investasi mereka.
“Karena kalau kita lihat nature dari para investor kita, terutama yang dari investment, itu kan terkonsentrasinya memang lebih banyak di negara Asia ya. Seperti Singapura, kemudian China, Hongkong, Malaysia, Jepang, Korea. Jadi komitmennya tetap sama, tetap tinggi,” ujar Rosan kepada awak media di kantornya, Jakarta, pada Selasa, 24 Juni 2025.
Rosan memastikan, hingga kini tidak ada penundaan maupun pembatalan dari investor asing, baik di sektor investasi langsung maupun perbankan.
“Dampaknya boleh dibilang hampir, kalau ke kami ya, dari segi investasi foreign bank investment, boleh dibilang belum kita lihat ya sampai sejauh ini,” terangnya.
Menurut Rosan, selama enam bulan pertama 2025, aliran investasi masih berjalan lancar dan kinerja penanaman modal tetap solid. “Jadi semuanya oke kok (investasi asing ke RI), berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Pernyataan ini memberikan sinyal positif di tengah gejolak geopolitik global, menunjukkan ketahanan iklim investasi Indonesia. (*)

Leave a Reply