KLIKSANDI.COM, Makassar — Partai Golkar Sulsel mulai didesak kadernya untuk segera membentuk panitia Musda Golkar Sulsel. Hal ini perlu dilakukan dengan berbagai bentuk pertimbangan, salah satunya adalah masa periode pengurus saat ini yang akan habis pada Agustus mendatang.
Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid mengingatkan kepada ketua DPD Golkar Sulsel untuk segera membentuk panitia penyelenggara Musda 2025. Terlebih, juknis pelaksanaan Musda dari DPP Golkar sudah diterbitkan. Menurutnya, langkah ini penting agar proses penjaringan dan pelaksanaan Musda bisa berjalan tepat waktu dan terorganisir dengan baik.
“Jadi semestinya DPD I Golkar Sulsel sudah membentuk panitia penjaringan, panitia pelaksana, dan steering committee,” kata Kadir Halid.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel itu menegaskan, pembentukan panitia secara cepat akan memudahkan proses penjaringan figur-figur yang sudah ramai diperbincangkan di internal partai.
“Supaya mereka bisa mulai bekerja lebih awal menjaring kandidat yang akan maju,” ujarnya.
Idealnya, kata Kadir, Musda Golkar Sulsel sudah harus mulai berproses saat ini. Hal ini mengingat bahwa DPD I Golkar di beberapa provinsi lain, seperti Golkar Banten, sudah menggelar Musda pada awal Mei 2025 lalu.
“Proses Musda Sulsel harus segera berjalan, apalagi masa kepengurusan DPD Golkar Sulsel berakhir Agustus 2025. Jadi sebelum masa itu habis, Musda harus sudah terlaksana,” jelasnya.
Kadir Halid mengakui bahwa beberapa kader potensial calon Ketua DPD I Golkar Sulsel sudah muncul, di antaranya Adnan, Munafri Arifuddin (Appi), Ilham Arief Sirajuddin, Taufan Pawe, dan Andi Ina Kartika Sari.
Mereka adalah kader berprestasi yang dianggap sangat layak memimpin Golkar Sulsel. Apalagi beberapa sudah aktif melakukan konsolidasi di tingkat akar rumput.
“Alhamdulillah, nama saya juga sudah muncul di perbincangan,” ujar Kadir Halid.
Sebelumnya, Wakil Ketua Golkar Sulsel Rahman Pina menyampaikan, DPP Golkar menetapkan batas waktu pelaksanaan musda paling lambat awal Desember 2025.
“Kan Golkar Sulsel dikasih waktu dari DPP sampai Desember 2025. Jadi bisa saja Musda digelar mulai dari bulan Juni, Juli, Agustus, hingga bisa juga awal Desember,” kata Rahman Pina.
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel itu menjelaskan, sejauh ini pengurus Golkar Sulsel belum membahas secara detail jadwal Musda tersebut.
Namun, pihaknya telah menerima petunjuk teknis (juknis) dari DPP Golkar terkait batas waktu pelaksanaan.
“Belum ada pembahasan jadwal secara internal. Tetapi kita sudah dapat juknis dari DPP bahwa paling lambat Musda dilaksanakan awal Desember 2025,” ujarnya.(eng)

Leave a Reply