KLIKSANDI.COM, Maros— Pemerintah Kabupaten Maros memangkas sejumlah anggaran daerah untuk efesiensi keuangan. Salah satunya adalah anggaran perjalanan dinas yang dipangkas hingga Rp2 miliar.
Pemangkasan ini dilakukan seiring berkurangnya kapasitas fiskal daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengungkapkan anggaran perjalanan dinas pada 2025 tercatat sebesar Rp17.925.787.000, sementara pada 2026 turun menjadi Rp15.714.760.000.
“Anggaran memang berkurang, sehingga dilakukan efisiensi, termasuk perjalanan dinas,” katanya, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia mengklaim, pengurangan anggaran perjalanan dinas tersebut tidak akan mengganggu kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah daerah tetap memprioritaskan kegiatan yang bersifat wajib dan strategis.
“Kegiatan tetap berjalan dengan memprioritaskan yang sifatnya wajib dan mendukung kinerja organisasi,” ujarnya.
Kegiatan yang memungkinkan daring akan didorong memanfaatkan fasilitas digital guna menekan biaya perjalanan.
Ia menambahkan, pemangkasan anggaran perjalanan dinas dilakukan secara proporsional di seluruh OPD, bukan hanya pada OPD tertentu.
“Proporsional di seluruh OPD,” katanya.
Berikut ini anggaran yang dipangkas oleh Pemkab Maros untuk efesiensi:
- Anggaran Perjalanan dinas dari Rp17.925.787.000 menjadi Rp15.714.760.000 (berkurang Rp2 miliar)
- Anggaran alat tulis kantor (ATK) dari Rp3.815.009.858 menjadi Rp2.600.815.700, (berkurang Rp1,21 miliar).
- Belanja kertas dari Rp1.630.940.955 menjadi Rp1.055.709.000.
- Belanja bahan komputer dari Rp1.754.490.514 menjadi Rp791.471.000 (berkurang Rp1 miliar)
- Belanja makan minum rapat dari Rp8.803.165.000 menjadi Rp5.615.530.000 (Berkurang sekitar Rp3 miliar)
- Belanja honorarium narasumber dari Rp4.925.660.000 menjadi Rp2.438.660.000. (Berkurang sekitar Rp2 Miliar)
- Belanja sewa gedung dan bangunan dari Rp1.629.070.000 menjadi Rp992.340.000.
- Belanja kursus, pelatihan, sosialisasi, bimbingan teknis serta pendidikan dan pelatihan dari Rp3.309.308.500 menjadi Rp2.754.727.000.
- Belanja pemeliharaan dari Rp10.771.413.506 menjadi Rp4.878.668.400 (berkurang sekitar Rp6 miliar).(egg)

Leave a Reply