Skandal Proyek Direktur PDAM Bantaeng, KNPI: Pemerintah Sedang Pelihara Benalu

Ketua KNPI Bantaeng, Irsan Akbar

Ketua KNPI Bantaeng, Irsan Akbar

KLIKSANDI.COM, Bantaeng Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Bantaeng, Irsan Akbar ikut angkat bicara terkait beredarnya rekaman Direktur PDAM Bantaeng, Suwardi terkait makelar proyek di Bantaeng. Irsan menyebut, sikap diam Bupati Bantaeng terkait skandal itu menandakan jika pemerintah kini kehilangan integritasnya dan memelihara benalu yang bisa merusak kepercayaan publik.

Irsan mengingatkan kepada Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzi Nurdin untuk segera mengambil sikap tegas terkait beredarnya rekaman itu. Dia menegaskan jika KNPI akan bersikap jika Bupati Bantaeng hanya diam terkait skandal itu.

“Copot Direktur PDAM sekarang, atau akui bahwa rezim ini sedang memelihara benalu!” tegas Irsan.

Irsan Akbar, mewakili suara pemuda dalam DPD KNPI Bantaeng, menegaskan bahwa Pemkab Bantaeng sedang berada di titik nadir integritas. Menurutnya, membiarkan seorang pejabat yang namanya sudah “tercemar” dalam laporan kejaksaan untuk tetap duduk di kursi empuk adalah bentuk penghinaan terhadap nalar publik.

“Bantaeng bukan tanah para calo! Jika Bupati masih punya urat malu dan nyali, jangan biarkan kursi BUMD kita diduduki oleh orang yang diduga sibuk bermain proyek daripada mengurus air bersih untuk rakyat,” tegas Irsan dengan nada tinggi.

Bupati “Bermain Mata”

KNPI menilai sikap diam Bupati Uji Nurdin bukan lagi sekadar kehati-hatian, melainkan indikasi ketidakmampuan memimpin. PDAM adalah institusi pelayanan publik, bukan sarang kompromi politik atau lapak perburuan rente.

“Kami tidak butuh pidato manis. Kami butuh SK pencopotan! Menunda pencopotan berarti Bupati sengaja membiarkan kepercayaan publik membusuk. Apakah Bupati sedang tersandera oleh kepentingan Direktur PDAM? Mengapa begitu sulit memecat satu orang demi menyelamatkan marwah daerah?” tanya Irsan provokatif.

Pencopotan Harga Mati

DPD KNPI Bantaeng menegaskan bahwa tuntutan ini tidak bisa dinegosiasikan. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan konkret, pemuda Bantaeng siap mengambil langkah-langkah luar biasa untuk memastikan pemerintahan tidak dicederai oleh oknum-oknum bermental makelar.

Tuntutan Utama KNPI Bantaeng:

  1. Segera Terbitkan SK Pencopotan: Bukan sekadar penonaktifan sementara, tapi pembersihan total dari kursi Direktur PDAM.
  2. Audit Investigasi Menyeluruh: Bupati harus memerintahkan inspektorat memeriksa seluruh proyek yang bersentuhan dengan oknum tersebut.
  3. Pernyataan Sikap Terbuka: Bupati harus menjelaskan kepada rakyat mengapa ia sempat mendiamkan polemik yang memalukan ini.

“Jika Bupati Uji Nurdin lebih memilih melindungi satu orang daripada menjaga hati seluruh rakyat Bantaeng, maka jangan salahkan jika pemuda bergerak turun ke jalan. Kami tidak akan membiarkan Bantaeng dipimpin dengan seorang pengecut!” tutup Irsan Akbar.(egg)

Leave a Reply