Prabowo-Gibran Bisa Pecah Kongsi di Pilpres 2029

Prabowo-Gibran

Prabowo-Gibran

KLIKSANDI.COM, Jakarta Sejumlah partai politik di lingkaran pemerintahan sudah mulai menyatakan dukungannya untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2029. Tetapi tidak berpasangan dengan Gibran Rakabuming. Akibatnya, pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 berpotensi pecah kongsi.

Wacana Prabowo dua periode kembali mencuat setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali menjabat pada Pilpres 2029.

“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” kata Jokowi saat ditemui di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).

Pernyataan Jokowi itu sekaligus merespons pandangan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang menyebut Gibran berpotensi menjadi kompetitor kuat dalam Pilpres 2029.

Meski demikian, pernyataan Jokowi belum sepenuhnya diikuti oleh sikap partai-partai politik pendukung pemerintah. Sejumlah parpol justru memilih memisahkan dukungan kepada Prabowo, dengan pembahasan mengenai calon wakil presiden.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan partainya siap kembali mendukung Prabowo Subianto untuk dua periode kepemimpinan. Menurut Muhaimin, dukungan tersebut didasarkan pada kepuasan PKB terhadap kinerja pemerintahan Prabowo.

“Kita pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah,” ujar Muhaimin.

Namun, Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin belum memberikan jawaban tegas terkait kemungkinan dukungan tersebut diberikan bersama Gibran sebagai calon wakil presiden.

“Oh belum dibahas. Belum,” tegas Cak Imin saat ditanya mengenai sosok cawapres pendamping Prabowo pada 2029.

Dorong Zulhas

Sikap hampir serupa disampaikan Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menilai dukungan dua periode diperlukan agar seluruh program pemerintahan Prabowo dapat direalisasikan secara optimal. PAN bahkan telah memiliki sikap final untuk kembali mendukung Prabowo pada Pilpres 2029. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno.

“Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai lho di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Pak Prabowo tiga kali dalam tiga Pilpres,” kata Eddy saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (5/2/2026).

Meski demikian, PAN belum menetapkan sikap resmi mengenai calon wakil presiden. Eddy menegaskan, penentuan pasangan capres-cawapres membutuhkan banyak pertimbangan.

“Kita tentu kita lihat nanti opsi-opsi terbaik. Karena kembali lagi, yang namanya paket itu tentu kan harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, ada juga dukungan elektoralnya tinggi dan sebagainya,” ujar Eddy.

Secara pribadi, Eddy mengaku lebih mendukung Zulkifli Hasan untuk mendampingi Prabowo. “Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu,” kata Eddy, sembari menegaskan bahwa sikap tersebut belum menjadi keputusan resmi partai.

Golkar Sebut Prabowo

Partai Golkar juga telah menyatakan dukungannya terhadap Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut Prabowo sebagai sosok terbaik.

“Ya Pak Prabowo ini kan juga adalah kader Golkar, alumni Golkar. Kalau sudah ada yang terbaik, ngapain cari yang lain?” ujar Bahlil saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025) malam.

Namun, dukungan Golkar itu belum secara tegas mencakup Gibran sebagai calon wakil presiden. Menanggapi dukungan Jokowi terhadap pasangan Prabowo-Gibran, Sekretaris Jenderal Golkar Sarmuji menyatakan partainya masih fokus mendukung pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan

“Insya allah dengan kerja bersama yang solid, visi Presiden tercapai, Pak Prabowo akan makin dicintai rakyat. Kalau rakyat cinta urusan 2029 bisa lebih mudah,” ujar Sarmuji saat dihubungi, Kamis (5/2/2026).

“Kami konsentrasi dan fokus kerja mencapai visi presiden dan target pemerintah,” lanjut dia.

Sekretaris Jenderal Gerindra Sugiono menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap Prabowo untuk dua periode.

“Kita terima kasih, makasih atas dukungannya,” ujar Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sugiono menilai dukungan tersebut lahir dari kesamaan cita-cita dan visi dalam pemerintahan Prabowo. “Yang saya tangkap bahwa semua ini berawal dari cita-cita yang sama, keinginan yang sama, napas yang sama,” ujarnya.

Namun, Sugiono menegaskan bahwa Gerindra belum membuka pembahasan mengenai calon wakil presiden. “Kita enggak pernah, belum pernah. Belum pernah membuka pembicaraan itu,” kata Sugiono.

Secara terpisah, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut wacana pasangan Prabowo-Zulkifli Hasan sebagai hiburan bagi publik.

“Nah, bahwa kemudian kita dengar di luar ada wacana-wacana dipasangkan dengan beberapa tokoh, yaitu kita anggap sebagai wacana dan juga hiburan untuk rakyatlah,” ujar Dasco saat ditemui usai perayaan HUT ke-18 Gerindra di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (6/2/2026).(egg)

Leave a Reply