Siklus Banjir Bantaeng Berubah Lebih Intens

DUA KALI. Bantaeng dilanda banjir sebanyak dua kali dalam dua hari secara berturut-turut, Minggu 30 November dan Senin, 1 Desember 2025. Siklus banjir di Bantaeng terlihat semakin intens.

DUA KALI. Bantaeng dilanda banjir sebanyak dua kali dalam dua hari secara berturut-turut, Minggu 30 November dan Senin, 1 Desember 2025. Siklus banjir di Bantaeng terlihat semakin intens.

KLIKSANDI.COM, Bantaeng Bantaeng banjir dua kali dalam dua hari secara berturut-turut. Hal ini menandakan jika intensitas banjir Bantaeng semakin meningkat.

Data yang dihimpun, siklus banjir Bantaeng semakin intens terjadi. Tercatat, banjir di Bantaeng terjadi pada 1973, 2001, 2006, 2014, 2020, 2021, kemudian terakhir terjadi pada 2025. Uniknya, pada 2025 ini, Bantaeng banjir sebanyak tiga kali dalam.

Jika dilihat dari data kejadian, banjir di Bantaeng terjadi rata-rata pada periode Mei hingga Juli. Kecuali pada 2021, banjir terjadi pada Oktober. Hal ini menandakan jika intensitas banjir di Bantaeng semakin tinggi.

Direktur Perkumpulan OASE Bantaeng, Andi Ardi Labarani, menekankan bahwa penanganan banjir tidak cukup mengandalkan teknik sipil semata. Menurutnya, perubahan iklim global menuntut pendekatan ekologis dan perencanaan tata ruang yang matang.

“Banjir di Bantaeng adalah persoalan yang berulang. Pemerintah perlu memadukan teknik sipil dengan solusi ekologis agar penanganan lebih efektif,” jelasnya.

Persoalan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara mitigasi bencana, tata ruang, dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi fenomena banjir yang semakin sering terjadi di wilayah perkotaan.

Dua Kali Kebanjiran dalam Dua Hari

Dalam dua hari, Kabupaten Bantaeng dilanda banjir sebanyak dua kali secara berturut-turut pada Minggu 30 November dan Senin 1 Desember 2025. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya sungai-sungai utama, merendam ratusan rumah warga.

Sejumlah titik di Bantaeng tergenang air setinggi pinggang orang dewasa. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Meski demikian, masyarakat Bantaeng masih diresahkan dengan ancaman banjir susulan.

Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin meminta agar semua elemen masyarakat agar berdoa hujan cepat redah kemudian air dapat surut.

“Ini kitakan setiap tahun, namanya air dari hujan hanya doa yang bisa menalangi itu jadi kita semua masyarakat berdoa saja mudah-mudahan hujan ini bisa dikendalikan, ini kiriman banjirnya ini,” kata dia, Senin (1/12).

Kepala Pelaksana BPBD Bantaeng, Faisal, menyatakan banjir terjadi akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air setelah hujan deras.

“Fokus kami saat ini adalah pembersihan sampah di aliran sungai dan jalan, bekerja sama dengan Kodim, Polres, DLH, Satpol PP, serta masyarakat,” ujar Faisal.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa dan warga belum perlu dievakuasi. Namun genangan air sempat mengganggu aktivitas warga dan transportasi di pusat kota.(egg)

Leave a Reply