KLIKSANDI.COM, Sidrap – Influencer asal Kabupaten Sidrap, Paramitha ditetapkan sebagai tersangka atas dua kasus yang berbeda. Dia kini harus berurusan dengan dua institusi berbeda yaitu Polres Sidrap dan BBPOM Makassar.
Di Polres Sidrap, Paramitha menjadi tersangka kasus peredaran obat pelangsing tanpa izin edar, sedangkan di BBPOM Makassar, Paramitra menjadi tersangka penjualan kosmetik ilegal yang mengandung merkuri.
“Benar, sudah ditetapkan tersangka. Jual obat pelangsing tanpa izin edar dari BBPOM,” kata Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap, Ipda Abel.
Menurut Abel, pihaknya belum menahan yang bersangkutan karena dinilai kooperatif selama proses hukum berjalan. Selain itu, Paramita juga disebut harus menjalani pengobatan berkala karena sakit yang dideritanya.
“Untuk yang bersangkutan tidak kami tahan karena dalam tahapan penyelidikan dan penyidikan yang bersangkutan selalu kooperatif dan hingga saat ini selalu memenuhi kewajiban wajib lapor di Polres. Selain itu dia juga sakit dan harus berobat,” jelasnya.
Abel menuturkan, kasus yang ditangani Polres Sidrap berfokus pada obat pelangsing tanpa izin edar dari BPOM, yang dijual secara daring melalui media sosial dan toko fisik milik Paramita.
Sementara itu, BBPOM Makassar menegaskan bahwa kasus yang mereka tangani berbeda dengan yang diproses oleh Polres Sidrap. BBPOM fokus pada dugaan penjualan kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya seperti merkuri di toko milik Paramita, Mytha Cosmetic.
“Temuan yang kami tangani untuk perkara P semua produk kosmetika,” ujar Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, Selasa (11/11/2025).
BBPOM Makassar sebelumnya mengungkap bahwa Paramita menjual 55 item kosmetik tanpa izin edar sebanyak 4.771 buah pada 16 Oktober 2025. Produk tersebut sebagian besar berasal dari Thailand dan hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan merkuri.
Yosef memastikan proses hukum terhadap Paramita tetap berlanjut sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Ya sudah, dan proses tetap berlanjut sesuai regulasi yang berlaku, terima kasih,” katanya.(egg)

Leave a Reply