Golkar Sulsel Butuh Figur “Kuda Hitam” Selain Appi dan IAS

Ketua Harian Golkar Sulsel, Kadir Halid.

Ketua Harian Golkar Sulsel, Kadir Halid.

KLIKSANDI.COM, Makassar — Musda Golkar Sulsel akan mempertontonkan persaingan tiga tokoh politik Sulsel. Mereka adalah Munafri Arifuddin alias Appi dan Ilham Arief Sirajuddin atau IAS. Keduanya akan menantang petahana, Taufan Pawe (TP).

Tiga nama ini mendominasi jelang Musda Golkar Sulsel. Ketiganya secara terang-terangan melakukan manuver politik di Golkar. Hingga kini, belum muncul figur baru dianggap mampu menantang dominasi ketiganya.

Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Ali Armunanto, menyebut polarisasi di tubuh Golkar Sulsel masih terfokus pada tiga tokoh tersebut. “Sejauh ini figur baru belum muncul. Polarisasi masih berpusat pada Taufan Pawe, Appi, dan IAS,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Meski begitu, Ali menilai peluang munculnya figur alternatif tetap terbuka. Terutama jika persaingan antar ketiga tokoh semakin memanas. Jika kondisi itu terjadi, maka bisa jadi Golkar Sulsel akan membutuhkan figur “kuda hitam” sebagai alternatif. Ia menyebut nama Kadir Halid sebagai sosok yang berpotensi menjadi “kuda hitam”.

“Kadir Halid punya potensi. Ia bisa saja muncul sebagai figur alternatif dengan memanfaatkan ketatnya persaingan,” katanya.

Menurut Ali, jika gesekan antar kubu semakin tajam, kader Golkar yang bersikap pragmatis bisa mencari sosok yang lebih moderat dan mampu merangkul semua pihak. “Kalau pertarungan terlalu sektarian, kader pragmatis akan cari jalan tengah,” jelasnya.

Dalam konteks itu, Kadir Halid dinilai bisa menjadi figur penyeimbang. “Jika konflik personal makin terbuka, tokoh seperti Kadir Halid bisa jadi alternatif bagi mereka yang tidak menyukai gaya politik sektarian,” tambahnya.

Ketua DPD Golkar Sulsel, Taufan Pawe, menegaskan pelaksanaan Musda akan tetap mengacu pada mekanisme organisasi. “Kita tetap berpegang pada mekanisme organisasi,” ujarnya.

Ia enggan berkomentar lebih jauh soal Musda.“Keputusan tetap di tangan Ketua Umum Pak Bahlil Lahadalia dan akan dijalankan secara linier ke bawah,” katanya.

Taufan menyebut seluruh kader di Sulsel siap mengikuti dan mematuhi arahan DPP.“Kami sebagai kader siap patuh terhadap arahan tersebut,” tegasnya.

Terkait jadwal Musda, ia menyebut akan segera ditetapkan. Namun, masih ada penyesuaian di beberapa daerah sebelum pelaksanaan di Sulsel.

“Sepertinya Sulsel akan jadi yang terakhir dalam rangkaian kegiatan ini,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply