Jika RMS Tingalkan Nasdem, Wanita Pemilik 29 Ribu Suara ini Melenggang ke Senayan

Hayarna Basmin

Hayarna Basmin

KLIKSANDI.COM, Luwu Isu kepindahan ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Mappasesu atau yang akrab disapa RMS kian santer terdengar. Jika benar RMS pindah ke PSI, maka penggantinya di DPR RI adalah wanita pemilik 29 ribu suara di Pileg 2024.

Sosok wanita itu adalah Hayarna Basmin Mattayang. Pada Pileg 2024 lalu, Hayarna mengantongi 29.162 suara. Suara ini cenderung kecil di deretan anggota DPR RI. Jumlah suara sebanyak 29 ribu itu setara dengan jumlah suara anggota DPRD Sulsel asal Dapil Sulsel 11, Ani Nurbani yang mengantongi 29.614 suara.

Sekedar diketahui, Nasdem dari Dapil Sulsel 3 meraih dua kursi. Dimana diduduki RMS dan Eva Stevany Rataba.

RMS sudah 2 periode di Senayan. Pada Pileg 2024, lalu, RMS meraih 161.301 suara, disusul Eva Stevany Rataba, 73.910 suara. Lalu, Putri Dakka 53.700 suara, disusul Aslam Patonangi 43.580 suara, Hayarna Basmin 29.162 suara, HM Judas Amir 12.669 suara, dan Nicodemus Biringkanae 4.908 suara.

Dari nama di atas Putri Dakka sebagai peraih suara ketiga terbanyak diketahui sudah pindah partai dan menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat akan maju Pilwalkot 2024, lalu berpasangan dengan H. Haidir Basir.

Sedangkan Aslam Patongani sebagai peraih suara terbanyak keempat juga sudah bukan kader Partai Nasdem lantaran ia mengundurkan diri sebagai kader sebelum digelarnya Rakernas Nasdem di Makassar Agustus 2025, lalu.

Informasi ini dibenarkan Sekretaris NasDem Pinrang, Ramli.
Ramli menyebut, pengunduran diri bupati Pinrang dua periode (2009–2014 dan 2014–2019) diajukan sebelum Rakernas di Makassar, Agustus 2025.

“Iya sudah mengundurkan diri dari NasDem (Andi Aslam), pengunduran dirinya sebelum Rakernas,” kata Ramli Senin (29/9/2025).

Ramli menjelaskan, alasan Andi Aslam keluar dari NasDem karena ingin fokus mengurus keluarga. “Alasannya mau urus keluarga,” ungkapnya. Ramli menyebut, Andi Aslam semula diproyeksikan menggantikan Rusdi Masse Mappasessu (RMS) di DPR RI.

Hal itu menyusul kabar mantan Bupati Sidrap itu akan hijrah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Meski hingga kini belum ada kejelasan apakah RMS akan pindah atau tetap di NasDEm.

Namun karena Andi Aslam mengundurkan diri, peluang kini terbuka bagi Hayarna Basmin. Hayarna merupakan istri Bupati Luwu, Basmin Mattayang.

“Sebenarnya, Putri Dakka tapi ke PDIP kemarin jadi Andi Aslam. Tapi karena mengundurkan diri juga, ibu Hayarna istri Basmin Mattayang berpeluang,” ucap Ramli.

Beberapa pihak meyakini kepindahan RMS ke PSI akan terjadi. Namun, beberapa pihak lain juga masih berspekulasi dan belum memberikan keterangan secara gamblang. Bahkan sejumlah kader Nasdem Sulsel belum memberikan respons terkait ini.

Jika benar RMS bergabung ke PSI, maka akan menjadi ujian baru baginya untuk membuktikan elektorat politiknya di Indonesia, khususnya KTI dan Sulsel. Sebab, sejauh ini RMS sudah dikenal berhasil membawa Nasdem berjaya di selatan Pulau Sulawesi.

“Pak RMS ini salah satu magnet politik, khususnya di kawasan timur,” papar Andi Lukman Irwan analis politik Universitas Hasanuddin (Unhas).

PSI merupakan salah satu partai yang belum terlalu memiliki figur-figur mapan secara elektoral di tingkat daerah. Sehingga, kehadiran RMS tentu akan menjadi angin segar bagi PSI.

“Tentu akan menjadi hal menarik juga ke depannya, bagaimana posisi Pak RMS di konteks internal Nasdem. Karena kita paham, Pak RMS ini luar biasa membangun Nasdem di Sulsel. Dia pasti punya banyak loyalis, banyak tokoh-tokoh yang sudah menempati jabatan strategis di Nasdem. Apakah nanti loyalis beliau yang ada di Nasdem akan bergerak ke PSI juga, ini jadi menarik,” terangnya.

Dengan begitu, jika memang benar RMS akan menduduki jabatan penting di DPP PSI, maka menarik melihat bagaimana kiprahnya ke depan dalam membangun PSI. Khususnya dalam menjadi magnet elektoral bagi figur-figur yang mapan secara politik di Sulsel.(egg)

Leave a Reply