PPP Sulsel Batal Usung Amran Sulaiman di Muktamar, Kini Dukungan Beralih ke Mardiono

Amran Sulaiman

LAWAN. Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman bersama dengan Amir Uskara.

KLIKSANDI.COM, Makassar — Nama menteri pertanian, Andi Amran Sulaiman sempat disebut sebagai kandidat Ketum PPP. Namun belakangan, Amran Sulaiman tidak masuk dalam bursa di Muktaamar PPP. Kini, DPW PPP Sulsel mendeklarasikan diri secara utuh mendukung Mardiono untuk memimpin PPP.

Ketua Bappilu PPP Sulsel, Yusran Sofyan, menyebut keputusan itu diambil melalui Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) bersama 24 DPC se-Sulsel.

“Keputusan dukungan ke Pak Mardiono adalah hasil Muskerwil. Ini sudah bulat dari DPW dan 24 DPC,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Yusran menilai kegagalan PPP lolos ke DPR RI pada Pemilu 2024 bukan semata tanggung jawab ketua umum. “Bagi kami, kegagalan PPP adalah kegagalan bersama dari banyak unsur. Bukan hanya terletak pada Pak Mardiono,” tegasnya.

Ia juga menyebut ada komitmen dari Mardiono memberikan posisi strategis di DPP kepada kader dari Sulsel dan kawasan Indonesia Timur.

Meski sempat mengusung nama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, sebagai figur potensial, arah dukungan berubah dalam dua pekan terakhir. “Ketua DPW PPP Sulsel memberi petunjuk bahwa kita tetap mendukung Pak Mardiono,” ungkap Yusran.

Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan, juga memastikan seluruh suara dari Sulsel solid ke satu nama.

“Dari 24 kabupaten/kota ditambah 1 provinsi, total kami punya 40 suara. Dan saya jamin, 40 suara PPP Sulsel solid ke satu nama,” katanya.

Ia menegaskan, target utama adalah mengembalikan PPP ke parlemen pada Pemilu 2029. “Siapa pun ketua umum atau sekjen, targetnya adalah membawa PPP kembali ke DPR RI,” tegas Imam.

Ketua DPP PPP, Muhammad Aras, sempat mendukung Andi Amran Sulaiman sebagai Caketum. Ia menilai Amran memiliki popularitas tinggi dan kapasitas untuk mendongkrak elektabilitas partai.

“Kalau di politik, sangat berkaitan erat dengan kepopuleran seseorang,” ujar Aras.

Namun, keputusan tetap bergantung pada kesediaan Amran untuk maju. Imam Fauzan juga menyebut latar belakang Amran sebagai tokoh asal Sulsel menjadi nilai tambah.

“Kalau Pak Amran jadi ketua umum, tentu itu nilai plus bagi kami,” ujarnya.(egg)

Leave a Reply