Beras Impor Vietnam Beredar di Bulukumba, Warga: Sulit Dimasak

harga Beras

harga Beras

KLIKSANDI.COM, BulukumbaBeras impor asal Vietnam kini beredar di Kabupaten Bulukumba. Bahkan beras itu masuk dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) impor.

Bulog Bulukumba membenarkan jika beras itu adalah beras impor dari Vietnam. Namanya adalah beras Pera. Bulog memastikan beras tersebut layak dikonsumsi.

“Beras itu layak dikonsumsi, dan beras ini jenisnya beras pera,” kata Kepala Bulog Bulukumba, Faisal Armin, Senin (22/9/2025).

Ia menjelaskan, beras tersebut berasal dari Vietnam dan telah melalui uji laboratorium sebelum beredar di Bulukumba dan daerah lain di Indonesia.

Saat ini, Kanwil Bulog Sulsel kembali melakukan pengujian terhadap beras tersebut. Mantan Kepala Bulog Soppeng itu menegaskan, beras pera memiliki karakteristik berbeda dari beras pulen.

Beras pera menghasilkan nasi dengan tekstur kering, tidak lengket, dan cenderung terpisah. Kandungan amilosa tinggi (lebih dari 25 persen) dan amilopektin rendah membuat nasi tidak lembek.

Beras ini cocok untuk masakan seperti nasi goreng, lontong, dan ketupat karena teksturnya tidak mudah menggumpal. Beras pera beredar di Bulukumba melalui distributor resmi dan pasar pangan murah.

Terpisah, sejumlah warga Bulukumba mengeluhkan beras tersebut karena sulit dimasak. Beras yang ditemukan warga merupakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) impor.

“Beras ini sulit dimasak, sulit menyatu. Tolong Bulog jelaskan soal ini agar masyarakat tidak bingung,” kata Amar Ma’ruf, warga Gantarang.

Ia berharap Bulog, Dinas Perdagangan, dan lembaga terkait meneliti beras tersebut. Jika terbukti mengandung unsur kimia berbahaya, ia meminta agar beras itu segera ditarik dari pasaran.

Saat ini, Polres Bulukumba juga tengah meneliti beras tersebut. Anggota kepolisian telah mengambil sampel dari warga.(egg)

Leave a Reply