KLIKSANDI.COM, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup dengan kondisi anjlok sebesar 100,5 poin atau 1,28 persen, Senin, 8 September 2025. IHSG langsung berbalik anjlok setelah pihak istana mengumumkan jika menteri keuangan, Sri Mulyani terkena reshuffle kabinet, sore ini.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers menyampaikan keputusan Presiden Prabowo Subianto mengenai struktur Kabinet Merah Putih.
Penurunan terbesar melanda saham konsumer primer 2,48 persen, sektor keuangan 2,30 persen, infrastruktur 2,07 persen, sektor teknologi 1,98 persen, sektor properti 1,49 persen, dan sektor energi 0,96 persen. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industri, dan konsumer non primer.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25 persen menjadi Rp 440, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) naik 25 persen menjadi Rp 430, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 25 persen menjadi Rp 460, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melesat 24,86 persen menjadi Rp 452, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 20 persen menjadi Rp 10.350.
Sebaliknya penurunan melanda saham TMPO sebanyak 14,91 persen menjadi Rp 194, COCO melemah 14,63 persen menjadi Rp 525, WOWS turun 14,63 persen menjadi Rp 105, SONA turun 13,12 persen menjadi Rp 4.040, dan HUMI melemah 12,42 persen menjadi Rp 141.
Pada perdagangan hari terakhir pekan lalu, Kamis (3/9/2025), IHSG melemah sebanyak 18,51 (0,20 persen) menjadi 7.867,35. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 304,82 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BRMS Rp 131,24 miliar, VKTR Rp 72,85 miliar, dan BUMI Rp 63,73 miliar.
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor material dasar 1,12 persen, sektor properti 0,80 persen, sektor energi 0,67 persen, dan sektor konsumer industri 0,17 persen. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor konsumer primer 3,61 persen dan sektor transportasi 0,09 persen.
Meski IHSG turun, saham berikut berhasil cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu CBRE naik 24,83 persen menjadi Rp 362, MSIN naik 24,30 persen menjadi Rp 665, dan POLU naik 19,79 persen menjadi Rp 8.625. Penguatan juga melanda saham MSKY melemah 28,57 persen menjadi Rp 108 dan KETR melesat 15,76 persen menjadi Rp 660.(egg)

Leave a Reply