KLIKSANDI.COM, Parepare – Politisi partai Golkar, Taufan Pawe angkat bicara soal penetapan dirinya sebagai terangka kasus korupsi Dinkes Parepare. Dia menyebut, isu ini diangkat oleh media yang terafiliasi dengan kandidat calon ketua Golkar Sulsel.
Pria yang akrap disapa dengan akronim TP ini mengaku jika isu itu diframing untuk kepentingan mematikan karakternya jelang Musda Golkar Sulsel. Dia mengaku awalnya malas menanggapi, namun berita itu malah melebar dan mulai merugikan dirinya.
“(Isu tersangka) Di-framing sedemikian rupa untuk membunuh karakter saya. Sebenarnya dulu-dulu saya malas menanggapi, cuman karena berita yang diangkat sudah keterlaluan, saya kira saya perlu mengklarifikasi hal ini,” kata TP, beberapa waktu lalu.
Mantan Wali Kota Parepare Tufan Pawe (TP) menduga ada agenda politik di balik isu dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Dinas Kesehatan (Dinkes) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ketua Golkar Sulsel ini lantas mengungkap jika isu serupa sebenarnya sudah pernah muncul menjelang Musda Golkar Sulsel pada 2020 lalu. Sehingga, dia menduga isu yang kembali muncul ini erat kaitannya dengan Musda Golkar Sulsel.
“Saya duga kuat ini ada kaitannya dengan Musda Golkar, karena media yang mengangkat pemberitaan itu ada dugaan terafiliasi dengan salah satu kompetitor,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Taufan Pawe menjelaskan jika dirinyalah yang mengambil langkah hukum untuk mempermasalahkan kasus dugaan korupsi itu pada 2018 lalu. Saat itu, kata dia, Kepala Dinkes Parepare diduga melakukan kelalaian dengan melakukan pembayaran secara tunai yang seharusnya non-tunai.
“Kasus itu tahun 2018, saya yang mempersoalkan secara hukum, melalui APIP, karena ada pengakuan dari Kadis Kesehatan, bahwa lalai dalam melakukan pembayaran ke rekanan, dia melakukan pembayaran tunai, bukan non-tunai,” jelasnya.
Taufan Pawe juga menekankan bahwa keterlibatannya dalam kasus tersebut tidak pernah terbukti di persidangan. Dia juga mengklaim tidak ada bukti dirinya terlibat.
“Bila disimak, 2 perkara terkait kasus ini, semua saksi-saksi di 2 berkas perkara yang disidangkan, satupun tidak menyebut saya terlibat, tidak ada bukti dan fakta persidangan yang membuktikan saya terlibat,” terangnya.
Di satu sisi, Taufan Pawe mengaku dirinya tetap tenang dan santai saat diisukan menjadi tersangka. Bahkan dirinya tetap beraktivitas di ruang Komisi II DPR RI.
“Saya tenang-tenang saja, sudah terlalu terbiasa diolah ini, sebagai upaya pembunuhan karakter, sampai saat ini saya masih melaksanakan tugas saya di kantor,” ujarnya.
Penggiringan opini dirinya menjadi tersangka menurutnya merupakan risiko sebagai politisi. Ketua Golkar Sulsel ini mengaku tak gentar dan memastikan akan melapor ke dewan pers.
“Saya berharap kerja-kerja jurnalis lebih profesional dalam bekerja. Saya akan masukkan laporan ke Dewan Pers terkait pemberitaan sebelumnya, karena judul tidak sesuai dengan isi pemberitaan,” pungkasnya.(egg)

Leave a Reply