KLIKSANDI.COM – Ekonomi pedesaan akan semakin menggeliat dengan hadirnya kabar baik dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Ia memastikan Koperasi Desa Merah Putih akan menawarkan bunga pinjaman sebesar 6%, setara dengan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pinjaman ini dapat diajukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
“Bunga KUR minimal 6%, (dipatok) 6%,” kata Zulhas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025).
Zulhas mengungkapkan bahwa 103 koperasi desa percontohan akan segera diluncurkan. Semula dijadwalkan pada 19 Juli, peluncuran ini diundur menjadi 21 Juli.
Perubahan jadwal ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memastikan penjelasan dari Presiden dapat diketahui dan diikuti oleh semua pihak terkait, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, kepala desa, hingga DPD.
“Memang rencana tanggal 19, tapi 19 itu kan hari Sabtu. Kita ingin penjelasan presiden itu bisa diketahui, diikuti oleh semua pihak agar nggak dua kali kita kerja kan, baik gubernur maupun bupati, wali kota, kepala desa, DPD,” jelasnya.
“Nah itu bagus kalau hari kerja, sehingga tidak bergabung, kan hari kerja. Arahan dari presiden, tapi kalau di Sabtu biasanya ada yang ke daerah, ada yang kunjungan kerja dan sebagainya,” terang Zulhas.
Koperasi Desa Akan Jadi Pusat Layanan Terpadu
Menjelang peluncuran Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto, Zulhas menjelaskan bahwa pihaknya bersama sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) tengah menyempurnakan pengadaan gerai koperasi desa.
“Pertama mengenai, karena koperasi itu nanti ada paling kurang 6 gerai. Satu itu gas LPG, itu ada peraturan Menteri SDM untuk segera diselesaikan agar nanti Kopdes bisa menjadi pangkalan,” bebernya. “Sekarang sudah, tapi aturannya harus segera diselesaikan.”
Selain itu, koperasi juga akan berperan dalam distribusi pupuk dan sembako. “Yang kedua mengenai pupuk juga, aturan-aturan mengenai pupuk agar nanti Kopdes juga bisa menjadi pangkalan pupuk. Begitu juga aturan ketiga yaitu warung, Kopdes juga otomatis menjadi izin untuk sembako dan lain-lain,” lanjut Zulhas.
Tak hanya itu, koperasi desa juga akan terintegrasi dengan layanan finansial. “Termasuk kerja sama dengan kantor pos, BNILink, BRIlink, dan MandiriLink,” pungkasnya. (*)
Leave a Reply