KLIKSANDI.COM, Parepare – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam aliansi Gerakan Hijau Hitam Sulawesi Selatan mendesak Kepolisian Daerah Sulsel untuk segera memeriksa mantan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Dia berharap, penyidik Polda Sulsel menuntaskan kasus dugaan korupsi senilai Rp6,3 miliar yang disebut-sebut melibatkan Taufan Pawe itu.
Aliansi ini menilai hingga kini perkara itu belum menyentuh aktor utama. Selaku Jenderal Lapangan Gerakan Hijau Hitam Sulsel, Muh. Hendra menyatakan bahwa proses hukum atas perkara tersebut berjalan sangat lamban, meski kepemimpinan Polda Sulsel telah berganti hingga tiga kali.
“Putusan Mahkamah Agung Nomor 2299 K/PID.SUS/2021 memuat keterangan mantan Kepala Dinas Kesehatan Parepare yang sangat jelas. Nama mantan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, disebut-sebut terlibat dan seharusnya diperiksa,” ujar Hendra.
Ia menilai, kredibilitas penegakan hukum akan dipertaruhkan apabila aparat tidak serius mengusut figur yang diduga sebagai dalang utama.
“Jika memang benar Taufan Pawe terlibat, tangkap dan adili! Penegakan hukum tak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Jangan ada tebang pilih dalam kasus ini,” tegasnya.
Aliansi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan kasus ini. Mereka menyatakan bahwa hanya dengan penuntasan menyeluruh, supremasi hukum yang berkeadilan di Sulawesi Selatan dapat ditegakkan.
Kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara miliaran rupiah ini menjadi perhatian publik, terutama karena munculnya nama tokoh politik penting. Gerakan Hijau Hitam pun berjanji akan terus menekan penegak hukum agar kasus ini tidak berakhir di meja abu-abu.(egg)


Leave a Reply