KLIKSANDI.COM, Maros — Bupati Maros, Chaidir Syam mengaku akan fokus pada pembangunan dan koneksitas daerah-daerah terpencil di Maros sepanjang 2026. Bupati dua periode ini menekankan bahwa pembangunan jalan yang menghubungkan wilayah Tompobulu di Maros menuju Malino di Kabupaten Gowa tetap menjadi prioritas tahun depan.
”Sektor yang paling terdampak memang infrastruktur; pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi kami butuh perhatian besar. Namun, untuk jalan yang menghubungkan Maros-Gowa di jalur Tompobulu—wilayah terjauh kami—itu tetap kita tambahkan untuk pembangunan tahun depan,” ujar Chaidir, Rabu (31/12/2025).
Mantan Ketua DPRD Maros ini menambahkan, untuk menyiasati minimnya anggaran daerah, ia terus melakukan lobi intensif ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar titik-titik krusial di Maros mendapatkan bantuan langsung dari pusat.
Selain akses jalan, sektor infrastruktur pertanian juga mengalami pergeseran skema pendanaan. Chaidir menyebut beban APBD Maros sedikit terbantu dengan adanya intervensi dari pemerintah pusat dan Pemprov Sulsel.
”Saat ini kita berkoordinasi terus. Alhamdulillah, ada 30 Daerah Irigasi (DI) yang dijalankan oleh pusat tahun ini, dan kita harapkan berlanjut tahun depan. Termasuk informasi adanya alokasi 6 embung untuk air pertanian dari provinsi. Jadi, itu tidak memakai anggaran daerah,” jelasnya.(egg)

Leave a Reply