KLIKSANDI.COM, Jeneponto — Sekelompok bocah di Kabupaten Jeneponto bertindak anarkis. Mereka merusak sebuah rumah warga. Aksi anarkis ini ternyata terinspirasi dari aksi demonstrasi rusuh yang beredar di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis dini hari, 25 September 2025 sekitar pukul 02.00 Wita. Video amatir dari lokasi kejadian memperlihatkan kondisi rumah warga tersebut dalam keadaan rusak parah. Seluruh isi rumah berantakan, dengan lemari yang rebah serta ruang tamu dan dapur dalam kondisi acak-acakan.
Kapolsek Batang Iptu Purwanto mengonfirmasi pihaknya telah menerima laporan dan langsung menuju lokasi.
“Kami menemukan sekelompok anak SD berjumlah enam orang yang mengaku meniru video kerusuhan unjuk rasa yang mereka tonton melalui telepon pintar,” kata Purwanto di Jeneponto, Kamis, 25 September 2025.
Para pelaku mengakui aksi perusakan tersebut dilakukan karena terpengaruh konten video yang menampilkan aksi pelemparan dan pengrusakan. Mereka mengaku telah menonton video tersebut tanpa pengawasan orang dewasa.
Perangkat desa bersama aparat kepolisian dan Babinsa setempat telah turun tangan menyelidiki insiden ini. Setelah dilakukan pemeriksaan, keenam anak tersebut dibawa ke Mapolsek Batang bersama orang tua mereka untuk mendapatkan pembinaan.
Kasus ini menjadi peringatan penting mengenai dampak negatif konten digital yang dikonsumsi anak-anak tanpa pengawasan yang memadai. Pihak sekolah dan orang tua diimbau untuk lebih aktif memantau aktivitas digital anak-anak guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(egg)

Leave a Reply