KLIKSANDI.COM, Jeneponto — Penyebab ledakan keras yang terjadi di Jeneponto hingga terdengar di Kabupaten Takalar kini masih misterius. Pihak PT PLN (persero) membantah jika ledakan itu berasal dari PLTB maupun PLTU yang ada di Jeneponto.
“Tidak ada dari PLN,” kata Firmansyah, staf PLN ULP Punagayya Jeneponto.
Dia juga menyebut, jika terjadi dari pembangkit listrik milik PLN, tentu akan berdampak terhadap pelanggan. Dia menyebut, jika terjadi gangguan dari pembangkit listrik, tentu akan terjadi pemadaman listrik di sejumlah daerah. Namun, faktanya, tidak terjadi pemadaman listrik di Jeneponto, pada hari itu.
“Kalau dari PLN, pasti ada gangguan listrik atau mati lampu,” katanya.
Kepala BPBD Jeneponto, Andi Patappoy, menyampaikan hasil koordinasi dengan BMKG menyebutkan suara ledakan bukan berasal dari gempa bumi.
“Kata BMKG bukan gempa. Mereka sempat bertanya apakah ada tambang atau aktivitas lain yang bisa memunculkan ledakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dentuman paling terasa di Kecamatan Bangkala hingga perbatasan Kabupaten Takalar. BPBD masih menelusuri sumber suara tersebut dan belum ada laporan kerusakan atau korban.
Sebelumnya, warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dihebohkan suara ledakan misterius pada Selasa (23/9/2025) pagi sekitar pukul 09.30 Wita. Dentuman keras itu terdengar di hampir seluruh kecamatan dan langsung ramai diperbincangkan di media sosial.
“Bukan cuma saya saja yang dengar suara ledakan tadi, tapi banyak warga mendengar dan parahnya sampai kedengaran ke kampung lain,” tulis akun Facebook Sushy Ismhail.
Akun lain, Anha Azzahra, mengira suara itu berasal dari ledakan bom. “Astagfirullah, saya kira di kampungku terdengar ledakan kayak bom. Ternyata di seluruh Jeneponto terdengar sampai bergetar tanah. Semoga kita semua dalam lindungan-Nya,” tulisnya.
Irmayanti Mustakim juga mengaku sempat mengira ada benda jatuh menimpa tembok rumahnya. “Ya Allah, suara ledakan betulan tadi kah? Atau apa? Kukira ada apa-apa jatuh ke tembok. Pas buka Facebook semua bikin status begitu. Apa itu sebenarnya?” tulisnya.(egg)

Leave a Reply