KLIKSANDI.COM, Makassar — Pemerintah Kota Makassar mengucurkan Rp20 miliar, tahun ini. Dana sebesar itu akan digunakan untuk membeli 50 sepeda motor dan 8 mobil kontainer yang akan jadi armada pengangkutan sampah.
Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, mengatakan armada baru ini akan menggantikan kendaraan lama yang sudah tidak layak pakai. Motor sampah berdesain modifikasi khusus akan ditempatkan di TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) agar lebih efektif.
“Motor dan mobil akan kami lengkapi jaring penutup agar sampah tidak berterbangan di jalan,” ujarnya di Balai Kota Makassar, Selasa (26/8/2025).
Armada tersebut akan didistribusikan ke 153 kelurahan, TPS3R, serta kecamatan sesuai kebutuhan lapangan. Selain itu, DLH juga menggulirkan program pengolahan sampah organik berskala besar, di antaranya, 10 ribu komposter rumah tangga, 100 ribu lubang biopori, 10 ribu eco enzyme, dan pengembangan 20 ribu sentra maggot di sejumlah kecamatan.
Helmy menambahkan, pengelolaan sampah di Makassar diarahkan sesuai kebijakan pusat, yakni pengolahan hulu, media, hingga hilir. Pemkot juga menerbitkan Perwali Nomor 13 Tahun 2025 tentang retribusi persampahan dan akan segera mengeluarkan surat edaran kewajiban pemilahan sampah rumah tangga.
“Pak Wali sudah menginstruksikan agar setiap RT/RW melakukan pengolahan sampah, baik melalui biopori, eco enzyme, maggot, maupun komposter,” jelasnya.
DLH bahkan tengah mengkaji penggunaan insinerator ramah lingkungan di wilayah kepulauan untuk mengolah residu sampah.
Dengan hadirnya armada baru, Pemkot Makassar tambah 50 motor dan 8 mobil kontainer tidak hanya untuk mengangkut sampah, tetapi juga menjadi langkah serius mewujudkan pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan.(egg)

Leave a Reply