KLIKSANDI.COM, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang resmi menyandang gelar doktor ilmu manajemen setelah lulus dalam sidang yudisium progran doktor Ilmu Manajemen, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rabu, 27 Agustus 2025. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gowa ini mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Kompetensi, Motivasi Kerja, dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja ASN pada Pemerintah Kabupaten Gowa.”
Dalam disertasinya, Husniah Talenrang yang juga ketua PAN Sulsel ini meneliti tentang kaitan pengaruh kompetensi dan kepemimpinan transformasional. Dia menyebut, disertasi ini bukan sekadar studi ilmiah, tapi merupakan refleksi dari realitas birokrasi yang ia pimpin setiap hari. Ia tak sekadar mengamati, tetapi hidup di dalam sistem itu, lalu membedahnya secara ilmiah demi menghadirkan perubahan nyata.
Di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah dan Ketua DPW PAN Sulsel, Bupati Husniah tetap konsisten menyelesaikan studi doktoralnya.
Komitmen ini menjadi inspirasi bagi banyak perempuan dan pemimpin muda yang ingin terus berkembang tanpa meninggalkan tanggung jawab utama.
Acara promosi doktor itu dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Anggota DPR-RI Dapil Sulsel I Ashabul Kahfi, Bupati Maros Chaidir Syam, serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemkab Gowa.
Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan luas terhadap perjalanan intelektual Husniah Talenrang.
“Beliau tidak hanya memimpin dengan hati, tapi juga dengan ilmu. Ini teladan luar biasa,” ujar salah satu kerabat dekat, H. Rohandi, dalam unggahan status di media sosialnya.
Sementara itu, Bupati Husniah menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian gelar doktornya.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar, kerabat, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan semangat hingga saya berhasil meraih gelar doktor. Semoga segala kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujarnya penuh haru.
Gelar doktor yang kini disandangnya diharapkan menjadi modal tambahan dalam membawa Gowa menuju tata kelola pemerintahan yang tidak hanya profesional dan bersih, tetapi juga berbasis pada kajian ilmiah yang kuat. (egg)

Leave a Reply