KLIKSANDI.COM, Gowa — Peserta upacara penurunan bendera di HUT ke-80 RI di Kantor Camat Tompobulu, Gowa tiba-tiba tegang. Bendera yang akan diturunkan tersangkut. Pasukan pengibar bendera berkali-kali menarik tali bendera, tetapi tetap tidak bisa turun.
Semua orang mulai panik. Prosesi penurunan bendera mulai terganggu. Di tengah kepanikan itu, seorang siswa SMP bernama Azam Zulkifli maju spontan. Ia langsung memanjat tiang setinggi 14 meter tanpa alat bantu.
Aksi Azam disaksikan ratusan peserta yang menahan napas. Dalam hitungan menit, ia berhasil meluruskan tali bendera yang tersangkut sehingga prosesi penurunan kembali berjalan normal. Tepuk tangan riuh menyambut keberhasilan remaja berusia 14 tahun itu.
Kejadian tersebut direkam warga dan cepat menyebar di media sosial. Video memperlihatkan keberanian Azam yang memanjat dengan tangan dan kaki kosong hingga ke pucuk tiang bendera.
Camat Tompo Bulu, Akbar Tola, membenarkan peristiwa itu.
“Kejadian yang viral kemarin ada di pelataran kantor camat. Anak bernama Azam, biasa dipanggil Nojeng, langsung inisiatif masuk ke lapangan memanjat tiang, sampai di ujung. Alhamdulillah, dia cepat meluruskan tali yang terselip. Insiden ini tidak kami duga,” kata Akbar saat dikonfirmasi, Senin, (19/8).(egg)

Leave a Reply