Beredar di Medsos; Sekolah Keluarkan Daftar Harga Seragam SD di Bantaeng

Daftar harga seragam sekolah yang beredar di media sosial. Seragam sekolah di Kabupaten Bantaeng kini tidak gratis lagi.

TIDAK GRATIS. Daftar harga seragam sekolah yang beredar di media sosial. Seragam sekolah di Kabupaten Bantaeng kini tidak gratis lagi.

KLIKSANDI.COM, Bantaeng — Sebuah foto daftar harga kebutuhan seragam sekolah di Kabupaten Bantaeng beredar di media sosial. Dalam foto tersebut dibeberkan harga rinci kebutuhan seragam sekolah di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Bantaeng.

Dalam foto itu, terlihat kebutuhan seragam sekolah untuk murid SD pria senilai Rp970.000. Sedangkan untuk murid SD perempuan senilai Rp1.070.000.

Foto ini beredar di media sosial dan menjadi viral. Hal itu, lantaran sejak 2018, Pemkab Bantaeng menerapkan program seragam sekolah gratis dari tingkat taman kanak-kanak hingga SMP. Bahkan, pemerintah juga menanggung sepatu dan tas seragam untuk seluruh siswa TK hingga SMP di Bantaeng.

Tidak hanya itu, program seragam sekolah gratis ini diketahui mampu mendorong perputaran ekonomi usaha kecil di Bantaeng. Seragam sekolah ini diketahui dibuat oleh tukang jahit yang ada di Bantaeng. Kini, seragam sekolah di Kabupaten Bantaeng sudah tidak gratis lagi.

Sejumlah warga Bantaeng kini mengeluhkan karena program itu sudah dihapuskan. Mereka menyebut, seragam sekolah ini lumayan membebani orang tua siswa setiap tahunnya.

“Kalau di SMP, biaya seragam sekolah lebih mahal lagi. Bisa tembus Rp1,5 juta lengkap dengan sepatu dan tas,” kata salah satu orang tua siswa, Mira.

Mira mengaku menyayangkan karena pemerintah menghapus program itu. Dia berharap, pemerintah membuka mata terhadap beban orang tua. “Kondisi sekarang, semua serba susah. Malah ditamba susah lagi kalau begini ceritanya,” kata dia.

Tahun ini, pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi menghentikan program bantuan seragam sekolah gratis. Padahal, sejak 2018, program seragam sekolah gratis di Kabupaten Bantaeng sudah berjalan. Program ini bahkan menjadi rujukan daerah lainnya. Sebagian besar daerah di Sulsel sudah ikut menyelenggarakan program seragam sekolah gratis. Tetapi Bantaeng, malah menghentikannya.

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menyebut, meski tidak gratis lagi, pemerintah menegaskan, seluruh sekolah tidak boleh menentukan tempat atau toko untuk pembelian seragam sekolah. Seluruh orang tua bebas menentukan tempat pembelian seragam untuk anaknya sesuai keinginan masing-masing.

“Saya tegaskan, tidak boleh sekolah mewajibkan atau mengarahkan orang tua siswa membeli seragam di tempat tertentu atau di toko tertentu. Jangan coba-coba dilanggar,” katanya, Rabu, 9 Juli 2025.

Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini menjelaskan, pembelian bebas seragam sekolah ini ini demi membangkitkan ekonomi seluruh penjual seragam sekolah.(egg)

Leave a Reply