KLIKSANDI.COM, Luwu — Pemerintah Kabupaten Luwu dipastikan tidak mengirim atlet untuk berlaga di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Hal ini menimbulkan kekecewaan berbagai pihak. Salah satunya adalah rasa kecewa dari pendekar silat dunia, Salmawati.
Wanita kelahiran Pattedong 1984 ini pernah memperkuat tim Indonesia di Sea Games Singapura tahun 2004 silam. Saat itu, Salmawati meraih perak. Dia mengaku kecewa terhadap Pemkab Luwu yang tidak mengirim atlet silat di O2SN akibat keterbatasan anggaran.
“Tentu sangat prihatin, dan kecewa jika karena anggaran para pelajar tidak bisa ikut O2SN padahal ajang ini adalah ajang tingkat Nasional, kesempatan untuk para pelajar Luwu menyalurkan bakatnya di tingkat nasional bahkan berlanjut ke international, kasihan sekali kalau mereka,” kata dia.
Menurutnya, sebagai mantan atlet yang mengharumkan nama Indonesia, siswa yang telah mempersiapkan diri untuk ajang seperti itu akan sedih jika tidak disupport dengan baik.
“Sebagai mantan atlet tau bagaimna perasaan mereka tentunya kecewa apalagi jika para pelajar selama ini sudah mempersiapkan bakat mereka di bidang masing-masing untuk mderaih mimpi mereka tapi harus terputus karena masalah dana,” tambah Salama.
Seharusnya, jika untuk masalah seperti ini harusnya bisa diantisipasi oleh Dinas terkait. Menurutnya O2SN bukan hanya kali ini adanya tapi merupakan agenda yang pasti digelar setiap tahunnya.
Sebelumnya, diberitakan Seorang Atlet, Rifki yang berumur 14 tahun, akhirnya harus mengubur mimpinya untuk berlaga di O2SN untuk tahun 2025. Rifki warga Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan yang sudah latihan Silat sejak 4 tahun lalu.
“Sangat besar harapan saya bisa berlaga di O2SN karena kejuaraan ini sangat bergengsi,” katanya.
Untuk diketahui, O2SN 2025 Menurut Petunjuk Teknis (Juknis) diselenggarkan di tingkat Kab./Kota mulai Mei–Juni. Sementara untuk seleksi Tingkat Provinsi dilakukan pada Juni–Juli.
O2SN adalah singkatan dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, yaitu ajang kompetisi olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek).
Sejumlah Kabupaten/kota yang dipastikan melakukan tahapan O2SN di antaranya, Kota Makassar. Di Kabupaten Sinjai, Disdik Sinjai menggelar O2SN jenjang SD & SMP pada 26–28 Mei 2025, mempertandingkan cabor senam, karate, dan pencak silat dengan total 67 peserta SD dan 23 peserta SMP . Sementara, di Kabupaten Bulukumba mengirim 12 anak SLB untuk O2SN tingkat provinsi Sulsel, Juni 2025.(egg)

Leave a Reply