Pelaku Teror Pesawat Haji Ancam Ledakkan Pesawat Melalui Telepon

TEROR. Pesawat Saudia Airlines SVA688 yang mendapat teror bom dan mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

TEROR. Pesawat Saudia Airlines SVA688 yang mendapat teror bom dan mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

KLIKSANDI.COM, Jakarta Teror bom terhadap pesawat jemaah haji Saudia Airlines SV 5688 dilakukan melalui telepon. Modus ini, berbeda dengan modus teror sebelumnya yang mengirimkan ancaman bom melalui email.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membeberkan jika ancaman kali ini datang melalui telepon yang diterima Petugas Air Traffic Control (ATC) di Jakarta Area Control Center (ACC) dari Kuala Lumpur ACC. Petugas itu segera meneruskan ancaman itu untuk dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar bisa segera ditangani.

Usai menerima ancaman itu, pilot Saudia Airlines SV 5688 memutuskan mengalihkan rute penerbangan atau divert ke Bandar Udara Kualanamu di Medan. Keputusan ini diambil setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih awal.

Total ada sebanyak 376 penumpang jemaah haji kelompok terbang (kloter) 33 Debarkasi Surabaya di dalam pesawat yang terpaksa mendarat darurat di Bandara Kualanamu. Kemenhub buka-bukaan detik-detik ancaman bom itu diterima.(egg)

Leave a Reply