KLIKSANDI.COM, Kualanamu — Para jemaah haji asal Surabaya yang berada dalam pesawat Saudia Airlines SVA688 dipastikan tidak akan tiba di daerah asalnya, hari ini. Mereka saat ini sedang dievakuasi di ruang tunggu Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
Para jemaah berjumlah 376 orang ini akan menginap di Deli Serdang. Mereka baru akan diberangkatkan ke Surabaya, Minggu, 22 Juni 2025, besok.
“Kru dan penumpang dalam kondisi Aman. Besok Minggu baru akan diberangkatkan kembali,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) Ferry Walintukan.
Dia mengatakan pesawat yang mengangkut ratusan jemaah haji Indonesia ini melakukan pendaratan darurat di Kualanamu sekitar pukul 09.27 WIB usai diteror bom.
“Pesawat ini rutenya Jeddah—Muscat—Surabaya, membawa 376 penumpang, dan 13 kru. Pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat karena mendapat informasi dari otoritas Bandara di Kuala Lumpur akan ancaman bom di pesawat,” kata Ferry.
Ferry mengatakan belum dapat merinci terkait kronologi ancaman yang diterima pesawat pengangkut jemaah haji asal Surabaya itu. Saat ini, lanjut dia, Tim Penjinak Bom Polda Sumut tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap maskapai dan barang bawaan penumpang.
Seluruh kru dan ratusan jemaah haji telah dievakuasi dengan selamat ke ruang tunggu Bandara Kualanamu. “Masih dilakukan penyisiran oleh tim kami,” kata dia.(egg)

Leave a Reply