Anak Bupati Vs Saudara Mantan Bupati Berebut Ketua PAN Maros

Haeriah Rahman dan Gemilang Pagessa akan berebut ketua PAN Maros

DOMINASI. Kolase foto Haeriah Rahman dan Gemilang Pagessa, dua di antara sembilan figur calon ketua PAN Maros.

KLIKSANDI.COM, Maros — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros segera menggelar Musda. Ada sembilan nama yang telah masuk bursa calon ketua PAN Maros.

Dari formasi sembilan nama itu, ada nama anak Bupati Maros, Chaidir Syam, Muhammad Gemilang Pagessa. Dia diketahui saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Maros.

Gemilang juga hampir pasti akan berhadapan dengan Haeriah Rahman. Dia diketahui adalah saudara mantan Bupati Maros, Hatta Rahman. Haeriah saat ini juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Maros.

Ketua DPD PAN Maros, Chaidir Syam, mengonfirmasi pihaknya telah mengirimkan daftar nama calon ketua DPD PAN Maros ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk dipertimbangkan lebih lanjut.

“Nantinya DPP yang akan menilai dan menentukan,” katanya, Jumat, 18 Mei 2025, lalu.

Sembilan nama yang diajukan sebagai calon ketua antara lain, Muhammad Amri Yusuf, Ikram Rahim, Haeriah Rahman, Marjan Massere, Syamsuddin, Andi Safriadi, Muhammad Gemilang Pagessa, Mappellawa, dan Andi Rijal Abdullah.

Dari seluruh nama tersebut, hanya Andi Rijal Abdullah yang tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD Maros.

Nama-nama calon ketua DPD PAN Maros ini diketahui terbagi dalam dua faksi. Faksi kader senior dan faksi kader baru. Kader-kader senior seperti Amri, Ikram, Haeriah, Rijal. Sedangkan kader baru semisal Gemilang, Marjan, Safriafi.

Namun, Chaidir menegaskan seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama, tanpa perlakuan khusus. “Semua diperlakukan setara. Tidak ada perlakuan istimewa,” tegasnya.

Ia menambahkan kriteria utama calon ketua DPD PAN Maros adalah kemampuan untuk meningkatkan perolehan kursi PAN di DPRD dan membawa partai menuju kejayaan di daerah.

“Yang dicari adalah pemimpin yang bisa membesarkan PAN di Maros. Tidak ada sistem senioritas,” imbuhnya.

Chaidir yang baru saja terpilih sebagai Sekretaris DPW PAN Sulsel menyampaikan musda akan digelar secara hybrid, menggabungkan metode daring dan luring, sebagaimana pelaksanaan Muswil sebelumnya. Musda sendiri akan digelar di Juni atau Juli, mendatang.

“Modelnya akan sama seperti Muswil DPW PAN Sulsel kemarin,” tutupnya.

Soal senioritas, sepertinya memang tidak berlaku di PAN. Pada Muswil PAN Sulsel, dua pekan lalu, Chaidir yang sudah lebih dari 20 tahun jadi kader harus “mengalah” pada Husniah Talenrang yang akhirnya dipilih jadi ketua PAN Sulsel.

Mantan Ketua DPRD Maros ini menjelaskan kriteria utama calon ketua adalah sosok yang mampu membawa PAN semakin besar di Maros, khususnya dalam hal jumlah kursi di DPRD.

“Yang dicari adalah pemimpin yang bisa membesarkan PAN di Maros. Tidak ada sistem senioritas,” ujarnya.

20 Tahun Mendominasi

Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Maros adalah partai yang paling berkuasa di daerah itu. Partai ini bahkan sudah mendominasi sejak 20 tahun terakhir. Dalam catatan kliksandi.com, PAN di Maros berhasil menang secara beruntun di empat Pilkada. Ini juga menjadi sejarah di Maros, PAN menjadi satu-satunya partai yang berhasil menang empat kali di Pilkada.

Rinciannya dua kali memenangkan Hatta Rahman yakni pilkada 2010 dan 2015. Kemudian dua kali memenangkan Chaidir Syam tepatnya pilkada 2020 dan pilkada 2024.

Pada Pemilu legislatif 2024 Februari lalu, PAN tampil sebagai pemenang. Dengan demikian kader PAN akan menduduki kursi Bupati Maros dan kursi Ketua DPRD Maros.

Pada Pilkada terakhir, PAN berhasil memenangkan Chaidir Syam-Muetazim Mansyur dengan total suara sah sebanyak 190.368, pasangan tunggal ini meraih 121.825 suara, meninggalkan kotak kosong yang hanya mendapatkan 68.543 suara.

Dari data dihimpun, pasangan Chaidir-Muetazim memperoleh suara tertinggi di tiga kecamatan dengan perolehan lebih dari 70 persen. Di Kecamatan Cenrana, Chaidir-Muetazim unggul dengan 82 persen suara, sementara kotak kosong hanya mendapatkan 16,2 persen suara.

Di Kecamatan Mallawa, pasangan ini menguasai 81,7 persen suara, sedangkan kotak kosong hanya meraih 17,4 persen suara. Di Kecamatan Moncongloe, Chaidir-Muetazim meraih 70,5 persen suara, meninggalkan kotak kosong dengan 28,1 persen suara.

Berikut Jumlah Kursi di PAN di DPRD Maros, tiga periode Terakhir:

  • Periode 2014–2019: 10 kursi.
  • Periode 2019–2024: 6 kursi.
  • Periode 2024–2029: 12 kursi.(eng)

Leave a Reply