KLIKSANDI.COM, Jakarta — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana memastikan anggaran terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dipangkas sebagai bentuk antisipasi pemerintah atas kenaikan harga energi global, seperti yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya.
Hal ini disampaikan Dadan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta Purbaya dan sejumlah perwakilan Kementerian/Lembaga lain di Kantor Kemenko Perekonomian siang ini.
“Ya kita membicarakan terkait harmonisasi anggaran yang perlu dilakukan terutama menyikapi situasi,” kata Dadan.
Sesuai keputusan rapat tadi, Dadan menyebut anggaran yang diterima BGN masih sama dengan yang sudah tertuang dalam APBN 2026 yakni Rp 335 triliun.
“Sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah ditetapkan dengan anggaran APBN 2026,” ujar Dadan.
“Tadi sudah kita bicarakan terkait dengan hal itu. Untuk sementara kita masih belum ada perubahan dan menunggu situasi yang aman,” sambungnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pangkas anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) jika harga minyak mentah dunia terus mengalami kenaikan. Langkah ini dimaksudkan untuk menghemat APBN dan menekan defisit fiskal.
Sebab dari hasil perhitungan Kemenkeu saat ini, tekanan harga minyak berpotensi memperlebar defisit APBN. Jika terpaksa perlu ada penyesuaian anggaran imbas melonjaknya harga minyak, maka akan ada langkah penghematan anggaran.(egg)

Leave a Reply