BPK Audit Kapal Puskesmas di Pangkep yang Tidak Digunakan

PELAYANAN. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyerahkan ambulans laut untuk lima Puskesmas wilayah kepulauan pada 2023 lalu.

PELAYANAN. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyerahkan ambulans laut untuk lima Puskesmas wilayah kepulauan pada 2023 lalu.

KLIKSANDI.COM, Pangkep Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kini melakukan audit terhadap kapal puskesmas di Pangkep setelah berbulan-bulan tidak digunakan alias mangkrak.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pangkep, Mansyur, membenarkan jika kapal tersebut kini belum bisa digunakan dan masih dalam pemeriksaan BPK.

“Belum dibawa ke pulau karena masih pemeriksaan BPK. Setelah audit selesai dan cuaca membaik, baru akan diberangkatkan,” ujar Mansyur, Minggu, 5 April 2026.

Menurutnya, audit tersebut merupakan bagian dari pemeriksaan rutin terhadap penggunaan anggaran tahun 2025 di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, kondisi cuaca di wilayah perairan Pangkep yang tidak bersahabat dalam beberapa bulan terakhir turut menjadi kendala utama.

Meski belum melayani masyarakat kepulauan, Mansyur menyebut kapal tersebut sebenarnya sudah sempat diuji coba. Namun, pengoperasiannya masih terbatas di sekitar wilayah Pangkep.

“Sudah diujicobakan, tapi masih sekitar Pangkep saja,” jelasnya.

Kehadiran kapal Puskesmas ini sejatinya diharapkan menjadi solusi bagi warga kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.

Sebelumnya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau telah menyerahkan dua unit kapal layanan kesehatan pada Februari 2026 di Pelabuhan Maccinibaji, Kecamatan Labakkang. Kapal tersebut dialokasikan untuk Puskesmas Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya.

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, kapal untuk Liukang Tangaya masih terparkir di pelabuhan sejak serah terima dan belum diberangkatkan hingga awal April 2026.(egg)

Leave a Reply