Duplikasi Jembatan Maros Segera Dibangun, Tujuh Bidang Lahan Mulai Dibebaskan

Kepala BBPJN Sulsel Indra Cahya Kusuma

Kepala BBPJN Sulsel Indra Cahya Kusuma

KLIKSANDI.COM, Maros Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan (Sulsel) segera memulai proyek duplikasi Jembatan Maros 1 di Jalan Poros Maros–Pangkep, Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros

Jembatan tersebut memang krusial sebab terjadi bottleneck dari jalan poros Maros – Pangkep. Bottleneck jalan merupakan titik penyempitan atau hambatan pada ruas jalan di mana kapasitas berkurang secara tiba-tiba.

Pada jalan poros, ruas terdiri dari dua arah dengan 4 lajur. Sementara di jembatan hanya dua arah dan dengan dua lajur. Penyempitan pada jembatan ini kerap menimbulkan kemacetan. Apalagi ruas ini masuk dalam Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi.

Kepala BBPJN Sulsel Indra Cahya Kusuma menjalin koordinasi dengan Pemprov Sulsel terkait kewenangan pembebasan lahan.

“Kami minta ada percepatan progres pembebasan lahannya, tadi katanya ada 9 bidang, tapi yang punya alas hak 7 bidang,” ujar Indra Cahya Kusuma yang mengenakan kemeja putih saat ditemui depan tangga Lobby Utama Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (9/3/2026).

Pemprov Sulsel akan mengucurkan bantuan keuangan untuk pembebasan lahan tersebut. Pembebasan lahan harus berjalan dengan proses lelang barang dan jasa proyek ini.

“Dananya sudah dikasih Provinsi Rp8 Miliar,” kata Indra.

Proyek ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 54,6 Miliar. Alokasi tersedia tahun ini sebesar Rp 10 Miliar. Pengerjaannya ditargetkan multi years selama 15 bulan.

“Arahan pak Gubernur sambil paralel pembebasan lahan, proses barang dan jasa sehingga diharapkan akhir April atau awal Mei sudah mulai fisiknya,” sambungnya.

Nantinya jembatan Maros terdiri tiga bentang beton. Kemudian dilengkapi dengan tambahan 2 pier jembatan. Konstruksi jembatan yakni PCU (Pre-stressed Concrete U-Girder).

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut pengerjaan konstruksi jembatan akan bekerjasama antara BBPJN Sulsel dan Pemkab Maros. Peran Pemprov Sulsel disebutnya akan menyalurkan bantuan keuangan ke Pemkab Maros. Kemudian diarahkan untuk alokasi pembebasan lahan.

“Kita mau lakukan pengerjaan konstruksi jembatan di Maros. Anggarannya sudah ada di balai kan, Maros diminta pembebasan. Kita dalam bentuk BK (bantuan keuangan) saja,” kata Andi Sudirman.(egg)

Leave a Reply