KLIKSANDI.COM, Luwu – Aparat kepolisian terpaksa melepas seorang pria yang sempat diamankan terkait dengan kasus pembunuhan agen BRI-link di Walenrang, Kabupaten Luwu. Setelah diperiksa, pria tersebut rupanya orang berbeda dengan pelaku sesungguhnya yang terekam CCTV.
Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Ipda Irfan Natsir menyebut pria tersebut diamankan di Polsek Walenrang pada Kamis (19/2). Pria itu diamankan usai keluarga korban mengira pria tersebut adalah pelakunya lantaran motor yang dipakainya mirip dalam rekaman CCTV yang beredar.
“Sebenarnya kami itu cuma amankan, bukan salah tangkap ya, justru kami menolong dia. Kami itu berpikir bilang bahaya ini kalau keluarganya korban yang datang di sana karena viral di mana-mana, tidak diminta-minta ada main hakim sendiri atau gerakan tambahan repot lagi, jadi kami amankan motor dan orangnya,” ucap Irfan.
Irfan menuturkan, usai mengamankan pria tersebut, pihaknya kemudian melakukan interogasi. Saksi yang sempat melihat langsung pelaku turut dihadirkan dalam pemeriksaan tersebut.
“Jadi kami amankan itu motor serupa, kita ambil juga orangnya. Kita interogasi ambil keterangan dan ciri-ciri motornya terus kita datangkan keluarga korban dan saksi itu yang melihat, ternyata tidak benar, bukan dia,” jelasnya.
Irfan menjelaskan, pria yang sempat diamankan tersebut bukanlah pria yang wajahnya tertangkap rekaman CCTV. Hanya saja, pria tersebut memiliki jenis dan model kendaraan yang sama.
“Bukan (yang di CCTV), cuma keluarganya dikira itumi karena motornya. Cuma kalau diperhatikan detail dengan di CCTV banyak perbedaannya termasuk platnya, ada stiker warna merah, intinya berbeda,” tegasnya.
Irfan menambahkan, pihaknya saat ini telah meminta keterangan dari 5 orang saksi. Salah satu saksi mengaku melihat terduga pelaku membawa sebuah palu alias martil.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi di Desa Lelong, Kecamatan Walenrang, Luwu pada Rabu (18/2) sekitar pukul 14.00 Wita. Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Ipda Irfan Natsir mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Benar, kejadiannya tadi sore, korban penjaga agen BRILink dibunuh dan dirampok oleh orang tidak dikenal,” ujar Irfan dalam keterangannya, Rabu (18/2).(egg)


Leave a Reply