Mahasiswi PPG UMS Rappang Borong Dua Medali Emas di Ajang Olimpiade Nasional 2026

Mutiara, Mahasiswa UMS Rappang.

Mutiara, Mahasiswa UMS Rappang.

KLIKSANDI.COM, Sidrap Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Mutiara. Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru bidang Bahasa Indonesia, berhasil meraih dua Medali Emas pada dua ajang olimpiade tingkat nasional tahun 2026.

Prestasi pertama diraih pada Kompetisi Sains se-Indonesia (KSSI) 2026 yang diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia (GEMANESIA) pada 15 Februari 2026 di Yogyakarta. Berdasarkan piagam penghargaan bernomor 2641087/GEMA/KSSI/P/II/2026, Mutiara meraih predikat A+ dan dinyatakan sebagai Peraih Medali Emas kategori Bahasa Indonesia jenjang Perguruan Tinggi.

Tak berhenti di situ, Mutiara juga meraih Medali Emas pada ajang National Science & Mathematics Academic Olympiad (NSMAO) 2026) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh National Science & Social Competition (NSSC.id) di bawah naungan CV. Divya Cahaya Prestasi. Kompetisi tersebut dilaksanakan pada 13–15 Februari 2026 di Balikpapan, dan kembali mengantarkan Mutiara meraih predikat A+ pada bidang Bahasa Indonesia kategori Mahasiswa jenjang Perguruan Tinggi.

Menanggapi capaian gemilang tersebut, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang sekaligus Koordinator PPG, Dr. Muhammad Hanafi, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi.

“Saya selaku Dekan FKIP UMS Rappang sangat senang dan bangga atas capaian Mutiara yang berhasil meraih medali emas pada dua ajang nasional sekaligus, yakni KSSI 2026 yang diselenggarakan GEMANESIA serta NSMAO 2026. Ini merupakan prestasi luar biasa yang menunjukkan kualitas dan daya saing mahasiswa PPG kami di tingkat nasional.”

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kompetensi akademik mahasiswa UMS Rappang.

“Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa kami memiliki potensi dan kemampuan yang sangat baik, tidak hanya dalam lingkup kampus tetapi juga di ajang nasional. Kami sangat mengapresiasi kerja keras, ketekunan, dan konsistensi Mutiara dalam mengembangkan kemampuannya. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi.”

Sebagai penutup, Dr. Hanafi menegaskan komitmen fakultas dalam mendukung mahasiswa untuk terus berkembang.

“Ke depan, kami akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi seperti KSSI, NSMAO, dan ajang nasional maupun internasional lainnya. Kami juga berterima kasih kepada seluruh penyelenggara yang telah menghadirkan ruang kompetisi yang berkualitas demi kemajuan pendidikan.”

Sementara itu, Dr. Nurzin M. Kasau, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi yang diraih oleh mahasiswa atas nama Mutiara dengan meraih medali emas pada ajang KSSI 2026 dan juga NSMAO 2026 tingkat nasional merupakan capaian yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya.

Beliau menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter yang kuat.

“Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kecerdasan akademik, tetapi juga menunjukkan ketekunan, disiplin, serta semangat kompetitif yang tinggi dalam menghadapi persaingan nasional. Mampu meraih dua medali emas dalam waktu yang berdekatan menunjukkan kualitas dan kesiapan mahasiswa untuk bersaing di tingkat yang lebih luas,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi representasi kualitas pembinaan akademik di UMS Rappang.

“Prestasi ini menjadi representasi kualitas pembinaan akademik di lingkungan UMS Rappang. Kami berharap capaian ini menjadi awal dari prestasi-prestasi gemilang berikutnya serta memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” tutupnya.

Di sisi lain, Mutiara mengaku bahwa pencapaian tersebut tidak diraih dengan mudah. Di tengah padatnya aktivitas sebagai mahasiswa PPG calon guru yang harus menjalani perkuliahan, praktik lapangan, serta berbagai tugas akademik, ia tetap berkomitmen membagi waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi kedua olimpiade tersebut.

“Di tengah padatnya tugas sebagai mahasiswa PPG calon guru, saya selalu berusaha meluangkan waktu untuk belajar dan mempersiapkan diri menghadapi KSSI dan NSMAO. Bagi saya, keterbatasan waktu bukan alasan untuk tidak berkembang. Justru ini menjadi tantangan untuk lebih disiplin dan konsisten.”

Keberhasilan meraih dua medali emas di dua ajang nasional sekaligus semakin menegaskan komitmen UMS Rappang dalam mencetak calon guru profesional yang unggul, berdaya saing, dan mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional.(egg)

Leave a Reply