KLIKSANDI.COM, Bantaeng — Para pedagang di pesta adat Pajukukang, di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, bakal rugi besar. Puluhan stand dan dagangan yang ada di pesta adat tahunan itu porak poranda akibat angin kencang, Minggu, 1 Februari 2026.
Pesta adat ini terletak di sekitar kawasan pantai Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. Angin kencang disertai hujan deras membuat stand yang ada di kawasan itu rubuh. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, meski demikian, pedagang mengaku mengalami kerugian.
Salah seorang pedagang, Harlina, mengaku stand tempatnya berjualan mengalami kerusakan cukup parah.“Rencananya besok baru selesai menjual, tapi sudah begini kondisinya, jadi sepertinya saya berhenti menjual hari ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantaeng, Faisal mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
“Kami berharap agar masyarakat tetap siaga dan waspada terhadap cuaca ekstrem, seperti angin kencang yang disertai hujan lebat serta potensi gelombang laut tinggi termasuk rob. Oleh karena itu, terutama masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir, lereng perbukitan, dan bantaran sungai agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas,” ujarnya.
Tidak hanya stand yang ada di kawasan itu yang porak-poranda. Setidaknya, empat tiang listrik yang berada di kawasan pantai Pajukukang juga rubuh akibat angin kencang. Pasokan listrik di kawasan itu juga terpaksa harus dipadamkan untuk mengantisipasi terjadinya hal berbahaya.(egg)

Leave a Reply