KLIKSANDI.COM, Gowa — Keluarga Co-Pilot pesawat ATR 42-500, Muh Farhan Gunawan mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada tim SAR gabungan. Pihak keluarga menilai, upaya tim SAR ini patut mendapat apresiasi yang tidak terhingga.
“Tentu bukan tugas yang mudah untuk mencari dan mengevakuasi di medan yang begitu sulit, karena itu kami sangat mengapresiasi seluruh tim yang terlibat,” kata sepupu Muh Farhan, Ramadan.
Muh Farhan Gunawan akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Darussalam Valley, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1). Keluarga memutuskan pemakaman dilakukan di Kabupaten Gowa, meskipun almarhum berasal dari Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Kakak sepupu almarhum, Ramadan, menjelaskan pemilihan lokasi pemakaman didasarkan pada pertimbangan domisili keluarga yang sebagian besar berada di Makassar dan sekitarnya.
“Domisili keluarga intinya di Makassar. Jadi kita pilih yang paling gampang aksesnya untuk semua keluarga. Terutama yang tinggal di Makassar dan juga tinggal di luar pulau (Sulawesi),” ujar Ramadan kepada wartawan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Adi Tri Wibowo, menyampaikan bahwa kecelakaan ATR 42-500 melibatkan kru terbaik perusahaan, termasuk pilot, co-pilot, pramugari, serta tim engineering.
“Kecelakaan melibatkan kru terbaik kami dan para kru lain dan engineering yang terlibat dalam misi ini,” ujar Adi.(egg)

Leave a Reply